Kamis, 18 April 2019 17:35

Kekurangan Surat Suara, Ketua KPU Kota Cimahi:Rencana Kacau Semua!

Reporter : Fery Bangkit 
Proses Setting Logistik Di Gedung SGS Hardjuno, Jalan Encep Kartawiria
Proses Setting Logistik Di Gedung SGS Hardjuno, Jalan Encep Kartawiria [ferybangkit]

Limawaktu.id - Pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 17 April, kemarin di Kota Cimahi diwarnai kekurangan berbagai logistik. Di antaranya surat suara.

Kekurangan itupun diakui Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi, Mochamad Irman saat ditemui di Sekretariat KPU Kota Cimahi, Jalan Pesantren, Kamis (18/4/2019).

Baca Juga : Jokowi-Ma'ruf Menang di Lapas Napi Korupsi, Prabowo-Sandi Menang di Lapas Umum

"Kita kekurangan logistik seperti surat suara. Rencana kacau semua," ucap Irman.

Khusus untuk surat suara, diakui Irman di Kota Cimahi kekurangan sekitar 900 lembar surat suara. Menurutnya, kekurangan itu dipicu pengiriman surat suara pengganti yang tidak dikirim secara utuh oleh KPU RI.

Baca Juga : Pemilih Dapat Dua Surat Panggilan, KPU Cimahi 'Ngeles' Begini

Awalnya, kata dia, pihaknya mengajukan sekitar 33 ribu surat suara, sesuai jumlah kerusakan untuk lima jenis pemilihan yakni Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Cimahi. Namun pengiriman itu tak dilakukan seluruhnya.

"Surat suara DPR RI itu kurang 1.112 lembar, DPD RI 104 lembar, DPRD Kota Dapil 5 kurang 395 lembar. Kalau surat suara Pilpres 23 ribu itu dikirim semua penggantinya, itupun mepet," beber Irman.

Baca Juga : Penghitungan Resmi Surat Suara Pemilu di Cimahi Dilakukan Besok, di Sini Lokasinya!

Untuk mengantisipasi kekurangan itu, lanjut dia, pihaknya sudah mencoba berbagai cara. Ia mencontohkan, seperti yang terjadi di salah satu TPS di Pasirkaliki, Cimahi Utara. Untuk menutupi kekurangan, TPS meminjam surat suara dari TPS lain yang dianggap memiliki surat suara lebih.

"Kalau surat presiden masih ada persediaan, ketutup sama cadangan. Kalau DPRD provinsi, kota itu dari TPS sebelah," katanya.

Kekurangan surat suara itu pun sesuai dengan informasi di lapangan. Sebab informasinya, ada sejumlah TPS yang kekurangan surat suara, sehingga para pemilih tak bisa menyalurkan haknya dalam pesta demokrasi serentak tahun ini.

Baca Lainnya