Senin, 30 April 2018 19:12

Kawal Reformasi melalui Partisipasi dalam Pilgub Jabar

Reporter : Jumadi Kusuma
Electainment on Campus di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Bandung Senin (30/4/18).
Electainment on Campus di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Bandung Senin (30/4/18). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- reformasi Indonesia yang disuarakan 20 tahun lalu, dinilai masih belum memuaskan dan menjadi kekecewaan sebagian kaum muda, terutama terhadap pemimpin yang tidak menepati janji.

Karenanya kaum muda diharapkan berpertisipasi aktif dalam memilih pemimpin, terutama pada pilgub Jabar 27 Juni mendatang sebagai sarana untuk mengawal reformasi Indonesia.

Baca Juga : 17 juta Pemilih Muda di Pilgub Jabar 2018

Demikian dikemukakan Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat pada Electainment on Campus di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Bandung Senin (30/4/18).

Menurutnya, harapan terhadap pemilih muda begitu tinggi karena jumlahnya lebih dari 50% dari total pemilih.

Baca Juga : Sosialisasikan Pilgub Jabar 2018, KPU Kota Cimahi Tampilkan Dilan dan Milea

"Meski sebagian kaum muda kecewa dengan kondisi politik nasional dan regional, namun kekecewaan tidak akan mengubah apapun tanpa partisipasi kaum muda," ungkap Yayat.

Kaum muda juga harus percaya terhadap mekanisme pemilu sebagai instrumen demokrasi untuk melahirkan pemimpin berkualitas, tambahnya.

Baca Juga : KPU Cimahi Ajak Pemilih Milenial Tangkal Isu Hoax Pilgub Jabar 2018

"Keterlibatan pemilih muda sangat penting, terutama untuk memilih pemimpin yang berkualitas," pungkas Yayat.

Electainment on Campus di UIN SGD dihadiri ratusan mahasiswa dan dosen, yang juga menghadirkan narasumber dari CEPP (Center for Election and Pilitical Party), Chusnul Mariyah.

Baca Lainnya