Minggu, 1 Oktober 2017 19:04

Kata Dede Yusuf, Munculnya Kasus SARA Karena Pemahaman Yang Sempit

Reporter : Yulie Kusnawati
Anggota MPR RI, H. Dede Yusuf mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Anggota MPR RI, H. Dede Yusuf mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan [limawaktu]

Limawaktu.id, - Masih lemahnya penghayatan dan pengamalan agama serta munculnya pemahaman terhadap ajaran agama yang keliru dan sempit serta kurang berkembangnya pemahaman dan penghargaan atas kebhinekaan dan kemajemukan menjadi tantangan masyarakat saat ini. Hal tersebut bisa di lihat dari beberapa kejadian atau kasus yang berbau SARA," kata Anggota MPR RI, H. Dede Yusuf Macan Effendi saat ditemui di Rumah Rancage, Baleendah, Minggu (1/10).

 Untuk meningkatkan pemahaman kepada generasi muda, anggota Fraksi Partai Demokrat  ini telah menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan, dengan tujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan jiwa kebangsaan bagi Generasi muda.

 “Pada minggu ini, saya memberikan pemahaman kepada ratusan siswa siswi sekolah menengah atas di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Margahayu, Jumat (29/09/2017)”, sebutnya.

Empat pilar kebangsaan menjadi  penting untuk memahami dasar dan pilar negara Indonesia. Karena tanpa itu, warga negara akan bimbang menghadapi persaingan global yang terus bergerak cepat, khususnya bagi anak muda.

 “Dalam empat pilar tersebut, sebanyak 300 orang siswa diberikan pemaparan tentang tantangan kebangsaan baik dari internal maupun eksternal,” katanya. 

 "Kami akan terus berupaya mensosialisasikan empat pilar kebangsaan, karena jangan sampai di era globalisasi ini, banyak generasi muda kita tidak paham dasar dan pilar negaranya sendiri. Belajar bersunguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas diri menghadapi tantangan globalisasi adalah salahsatu bentuk dari pengamalan nilai-nilai kebangsaan," pungkasnya. (lie)