Senin, 18 September 2017 22:49

Kata Aktivis, "Calon Bupati KBB Harus Berwawasan Lingkungan"

Reporter : Jumadi Kusuma
Kata Aktivis, Calon Bupati KBB Harus Berwawasan Lingkungan
Kata Aktivis, Calon Bupati KBB Harus Berwawasan Lingkungan [limawaktu dok]

Ngamprah - Kondisi lingkungan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih belum mendapat perhatian serius dari para bakal calon (balon) bupati Bandung Barat, isu - isu yang diusung hanya seputar program jangka pendek.

Hal itu disampaikan Satyariga Sukman aktivis lingkungan dan Ketua Masyarakat Bambu Parahyangan yang ditemui dikediamannya di Babakan Loa Padalarang, Senin (18/9).

Menurutnya, Kondisi lingkungan KBB yang sudah memasuki satu dasawarsa sebagai daerah otonom tidak terlepas dari latar belakang pemerintahan induk sebelumnya yang menganaktirikan wilayah Bandung Barat.

Lebih lanjut Sukman yang juga salah seorang pendiri Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jawa Barat ini menjelaskan, salah satu problem lingkungan yang harus diperhatikan adalah pertambangan batu, kapur, marmer dan pasir atau galian c. " Beberapa oknum pengusaha banyak mengekploitasi yang kemudian tidak melakukan reservasi atau reboisasi lingkungan sebagaimana idealnya sesuai dengan undang-undang lingkungan, " terangnya.

Padahal kata dia, bekas area pertambangan bisa direboisasi kemudian bisa dijadikan sarana wisata. Pertambangan batu harus dihentikan terutama batu putih yang mengandung marmer di daerah Citatah. "Banyak situs-situs bersejarah seperti Guha Pawon dan Gunung Hawu seharusnya masuk area wisata. Karenanya pengusaha dan pemerintah harus komitmen memperbaiki lingkungan," jelasnya.

Sedangkan terkait dengan pemilihan Kepala Daerah KBB, harapannya Bupati kedepan harus mulai menata lingkungan dan disinergikan dengan program karena KBB sudah didengungkan sebagai kabupaten yang memprimadonakan pariwisata, bupati terpilih nantinya bisa lebih melakukan penataan infrastrukurnya seperti jalan, terminal, pasar sebagai sarana kabupaten yang layak dikunjungi," pungkasnya.(jk)

Baca Lainnya