Rabu, 31 Januari 2018 18:20

Kader PAN dan Demokrat Mulai Selingkuhi Aa Umbara - Hengky Kurniawan di Pilkada Bandung Barat

Reporter : Fery Bangkit 
Paslon Pilbup KBB
Paslon Aa Umbara & Hengky Kurniawan [Net]

 

Limawaktu.id - Jelang penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat 2018, kabar tak sedap harus diterima pasangan Aa Umbara - Hengky Kurniawan. 

Pasalnya, empat pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) tingkat kecamatan malah mengalihkan dukungannya terhadap pasangan Doddy Imron Cholid - Pupu Sari Rohayati. 

Alasannya, mereka tidak puas atas keputusan DPC PAN Bandung Barat yang memberikan dukungan ke pasangan Aa Umbara Sutisna - Hengky Kurniawan di Pilbup. Dengan putusan ini, mereka siap menerima konsekuensi berupa pemecatan dari kepengurusan PAN Bandung Barat.

Sebelumnya, kata dia, DPC PAN Bandung Barat  tidak pernah bermusyawarah, bahkan memberitahukan calon yang akan dimajukan di Pilbup. Tapi tiba-tiba, DPC PAN Bandung Barat langsung mendukung Aa Umbara - Hengky Kurniawan.

"Kami kecewa kepada pengurus DPC PAN Bandung Barat yang tidak berani mencalonkan kadernya sendiri di Pilbup, dan lebih memilih mendukung Aa Umbara - Hengky Kurniawan. Padahal PAN partai besar, keinginan kami, partai percaya diri menunjuk calon dari kadernya sendiri," kata Ketua PAC PAN Kecamatan Cipongor, Uci Samsiar Rohman, Rabu (31/1/2018).

Di tempat yang sama, dukungan kepada Doddy - Pupu juga datang dari PAC Demokrat Kecamatan Sindangkerta yang mengharapkan pemimpin masa depan bisa memberikan dampak perubahan untuk Bandung Barat. 

"Terus terang, saya mengharapkan nuansa baru, dengan nuansa yang baru ini kami harapkan perubahan yang signifikan. Pemimpin yang cocok itu adalah pak Doddy," kata Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Sindangkerta, Aceng Sopandi. 

Dia mengaku, keputusannya mendukung Doddy - Pupu ini juga dilatarbelakangi oleh kekecewaan atas kepemimpinan Ketua DPC Demokrat Bandung Barat yang tidak mengakomodir pengurus di tingkat bawah. 

"Mana ada sih, pelaksana tugas (PlT) bisa menyelenggarakan Musancab, gak ada dalam aturan anggaran dasar rumah tangga partai, saya ini orang yang dikhianati. Sekarang juga saya siap dipecat dari kepengurusan Demokrat," jelasnya.