Ketua KPU KBB, Iing Nurdin.
Ketua KPU KBB, Iing Nurdin. [Limawaktu]
Politik

Jumlah 'Golput' Pilkada KBB 2018 Capai 200 Ribu Lebih

Limawaktu.id,- Proses pencoblosan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat telah terlaksana pada Rabu (27/6/2018).

Berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung (kbb), ada 1.158.565 warga Bandung Barat yang harus menyalurkan hak suaranya.

Namun, dari warga yang terdaftar sebagai pemilih, hanya 902.040 yang terdata menyalurkan hak pilihnya. Sedangkan 256.525 tidak melakukan pencoblosan alias 'golput'.

Data tersebut diperoleh dari situs www.infopemilu.kpu.go.id. Total suara yang masuk sendiri sudah mencapai 100%, dengan tingkat partisipasi pemilih mencapai 76,99%.

Menanggapi jumlah 'golput' tersebut, Ketua KPU KBB, Iing Nurdin pun menyayangkan tingginya angka 'golput' di Pilkada KBB. Namun menurutnya, jumlah tersebut terbilang wajar jika dibandingkan dengan jumlah 'golput' tahun sebelumnya.

"Saya pikir wajar. Kalau bandingannya pada Pemilu yang lalu, yang tingkat golputnya lebih tinggi dari ini, ini lebih rendah," kata Iing, Jum'at (29/6/2018).

Menurut Iing, adanya ratusan ribu warga yang tak menyalurkan hak pilihnya disebabkan warga tersebut kebanyakan bekerja di luar KBB.

Pernyataan tersebut muncul setelah dirinya melaksanakan evaluasi sederhana dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Bandung Barat.

"Masyarakat banyak yang bekerja di luar Bandung Barat," tegasnya.

Untuk hasil sementara berdasarkan penghitungan cepat menujukan pasangan Aa Umbara-Hengku Kurniawan (Akur) unggul dengan raihan suara 419.225 atau 48,45%.

Urutan kedua ditempati pasangan Doddy Imron Cholid-Pupu Sari Rohayati (Kado) dengan raihan 250.355 suara atau 28,93%. Posisi buncit ditempati pasangan Elin Suharliah-Maman S Sunjaya (Emas) dengan total 195.763 suara atau 22,62%.

Total suara yang masuk sebanyak 902.040 pemilih. Suara sah mencapai 864.440, sedangkan suara tidak sah sebanyak 37.300.

Baca Lainnya