Selasa, 12 September 2017 6:20

Jokowi : Mau Dipinjamkan ke Bank, Bisa Gak Nyicilnya?

Reporter : Fery Bangkit 
Presiden RI Joko Widodo menyerahkan KIP kepada perwakilan pelajar.
Jokowi saat meyerahkan sertifikat tanah di lapangan Brigif 15 Kujang Siliwangi Kota Cimahi [limawaktu doc]

limawaktu - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) bertanya kepada salah seorang warga saat secara simbolis membagikan sertifikat tanah kepada warga Kota Cimahi di Lapangan Brigif 15 Kujang, Jln. Kebon Rumput, Kota Cimahi, Senin (11/9). "Saya titip, kalau mau dipakai jaminan di bank, hati-hati dihitung dulu. Bisa gak nyicilnya sebulan," ujarnya kepada salah seorang warga penerima sertifikat.

Jokowi tiba disertai Ibu Negara, Iriana Jokowi, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Jalil, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Bupati Kabupaten Bandung Barat Abubakar, Wakil Wali Kota Cimahi Sudiarto, serta pejabat lainnya.

Jokowi meminta, warga yang sudah menerima sertifikat tanah, agar disimpan dan dipergunakan sesuai dengan kebutuhan. Dalam penyerahan sertifikat tersebut, ada 5.492 sertifikat tanah dibagikan kepada warga Kota Cimahi sebanyak 2.425, Kabupaten Bandung 2.100, Kabupaten Bandung Barat 1.500, Kota Bandung 500 serta Kabupaten Sumedang 600 sertifikat.

Untuk jumlah keseluruhan bidang tanah di Jawa Barat mencapai 19.852.000.000 bidang tanah. Hingga kini, yang baru tersertifikatkan baru 6.500.000.000 bidang tanah atau sekitar 32%.

"Tahun ini Jawa Barat akan mendapatkan jatah 598.500 bidang tanah," sebut Jokowi.

Ia membeberkan, di seluruh Indonesia ada sekitar 126 juta bidang tanah. Sementara yang baru disertifikatkan baru mencapai 46 juta.

Presiden RI ke-7 tersebut meminta kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang RI, Sofyan Djalil terus mengejar target. "Saya memberikan target kepada Bapak Menteri, di seluruh Indonesia tahun ini 5 juta sertifikat harus diserahkan kepada rakyat. Tahun depan 7 juta harus diserahkan," imbuhnya. (kit)