Rabu, 20 Februari 2019 17:48

Jokowi Dimata Mantan Gubernur Jabar, Solihin GP

Reporter : Fery Bangkit 
Mantan Gubernur Jawa Barat periode 1970-1975, Solihin Gautama Purwanegara (Solihin GP).
Mantan Gubernur Jawa Barat periode 1970-1975, Solihin Gautama Purwanegara (Solihin GP). [ferybangkit]

Limawaktu.id - Mantan Gubernur Jawa Barat periode 1970-1975, Solihin Gautama Purwanegara (Solihin GP) menilai, Joko Widodo merupakan sosok mendekati sempurna dan penampilannya tidak dibuat-buat. 

Hal itu disampaikan Dewan Pembina Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin itu dalam rapat konsolidasi alumni SMA se-Bandung Raya, Rabu (20/2/2019)  di Kampung Sukamaju, Desa Cigugurgirang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Baca Juga : Tb Hasanuddin: Prabowo Jangan Kalap

Menurutnya, Jokowi tidak akan berubah, tampil seperti apa adanya, selamanya akan begitu hingga sampai mati. Itulah yang disukai dari Jokowi sehingga dirinya berkomitmen memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Jawa Barat.

"Kerjanya sudah dibuktikan dan nyata, tidak ada kepalsuan dari dirinya. Sebagai orang yang darah dan denyut jantungnya orang Sunda, saya akan mati-matian untuk memenangkan Jokowi di Jabar," ujarnya.

Baca Juga : Ini Tujuan PDIP Jabar Adakan Nobar Debat Capres

Kehadiran Solihin GP yang juga Gubernur Jawa Barat periode 1970 sampai 1975 ini untuk memberikan motivasi kepada pendukung dan relawan Jokowi-Ma'ruf Amin dan sharing pengalaman soal persoalan bangsa.

Mang Ihin, sapaan akrabnya berpesan kepada pemimpin bangsa ini dan juga generasi muda agar terus menjaga persatuan. Kemerdekaan yang dirinya perjuangan bersama pahlawan yang telah gugur tidak diraih dengan mudah. Semua itu ditebus oleh darah dan air mata serta berbagai risiko lainnya. Sehingga sudah sepatutnya pemimpin dan tokoh bangsa menjadikan negara ini lebih baik, bela rakyat, cintai negara sepenuh hati dengan simbol merah putih di dada.

Baca Juga : Sapa Warga Cimahi, Mar'ruf Amin:Sudah Punya KIP Belum?

"Negara ini sangat indah, jangan sampai pecah. Saya sudah berkeliling dunia hingga ke kongo, tidak ada negara seindah Indonesia.  Sayangi dengan penuh cinta dan terutama tetap jaga Pancasila," tegasnya.

Ketua Pelaksana Deklarasi Alumni SMA Bandung Ngahiji, Riyani Soedarmo menyebutkan, kehadiran sesepuh Jabar Solihin GP ke rumah relawan pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin menambah motivasi para relawan 01. Apalagi pihaknya akan menggelar deklarasi di Monumen Perjuangan, Jawa Barat, Gerakan Alumni SMA se-Bandung Raya Ngahiji yang akan dihadiri sekitar 5.000 alumni lintas sekolah dan lintas angkatan dari tahun 1972-2000.

Sementara Sekjen Gerakan Alumni SMA se-Bandung Raya Ngahiji, Furqan AMC menambahkan, gerakan ini lahir dari geliat silent mayoriti yang belum mengambil sikap. Kehadiran Jokowi-Ma'ruf menjadi saluran gerakan ini dalam membangun kebulatan tekad untuk bersatu. Membangun visi santun dan bersahabat dalam menghadapi banyak fitnah, hoax, menjelang momen pilpres. Sebab meskipun berbeda, keutuhan NKRI yang berbalutkan Pancasila tetap harus diutamakan.

"Harapannya gerakan ini menjadi momen pemersatu bangsa dan menjadikan Pa Jokowi-Ma'ruf Amin pemimpin Indonesia lima tahun ke depan," harapnya.

Baca Lainnya