Jumat, 26 Januari 2018 16:58

Jenderal Naga Bonar Kritik Wacana Pj Gubernur Jabar dari Kalangan Polisi

Reporter : Fery Bangkit 
Deddy Mizwar memberikan keterangan pers saat berada di Cimahi.
Deddy Mizwar memberikan keterangan pers saat berada di Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Bakal Calon(Balon) Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menilai, wacana didapuknya Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Mochamad Iriawan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jawa Barat sarat akan muatan politis.

Menurut, Demiz sapaan Deddy Mizwar, Kementerian Dalam Negeri telah menyalahi aturan yang berlaku jika memaksakan Plt Gubernur dari instansi kepolisian.

"Jika di Kemendagri tidak ada orang lagi mungkin bisa saja disebut darurat, mari kita lihat dulu undang-undangnya atau ada lagi dasar hukum lain,"ungkap Demiz di Kota Cimahi, Jumat (26/1/2018).

Menurut Demiz, wacana Pj Gubernur Jabar oleh aparat kepolisian ini seolah terkesan mengesampingkan undang-undang yang berlaku. Justru wacana ini menimbulkan pertanyaan publik bahwa penempatan ini bermuatan politik menguntungkan salah satu calon.

"Apalagi ada salah satu kontestan mantan polisi, jangan sampai mengundang pertanyaan bahwa ini kepentingan politik. Kalau bisa wacana ini dipertimbangkan kembali khususnya di Jabar,"jelasnya.