Senin, 19 Maret 2018 18:23

Janji 100 Juta per RW Bisa Munculkan Polemik, ini Analisa Para Ketua Forum RW

Reporter : Fery Bangkit 
Ajay M Priatna, Wali Kota Cimahi.
Ajay M Priatna, Wali Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Ketua Forum rw Kelurahan Melong, Edi Kanedi menilai, janji politik milik Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna tentang Rp 100 juta per RW bisa menimbulkan polemik di kalangan masyarakat.

"Polemik bisa terjadi jika memang benar-benar bantuan tersebut diberikan berupa barang," katanya saat ditemui di Jalan Djulaeha Karmita, Senin (19/3/2018).

Baca Juga : Ini Asumsi Pengamat Soal Janji Politik Ajay

Menurut Edi, janji politik tersebut cukup bagus jika terealisasi. Namun, jika realisasinya berupa uang itu akan lebih mudah bagi tingkat RW dan masyarakat dalam mengelolanya.

"Kalau berupa uang dengan kita yang mengelola, maka kita bisa dengan mudah untuk memperkirakan pembangunannya," ujarnya.

Baca Juga : KASBI Cimahi Percaya Ajay Jika Sudah Realisasikan Janjinya

Jika memang bantuan harus berupa barang, menurut Edi, pihaknya tidak akan mempermasalahkan hal tersebut asalkan memang ada hitungan untuk upah. Sebab, Ia yakin saat ini masyarakat untuk dibawa padat karya sangat sulit, sehingga kalau hanya diberikan sebatas fasilitas barang saja, maka kedepan pembangunan tersebut malah akan sedikit terhambat.

"Harapan kita sih dari komunitas lingkungan di RW ingin ada biaya tambahan untuk pemasangan atau pengerjaan. Meski tenaga pekerja dari masyarakat," ujarnya.

Kendati demikian, Edi mengaku, pihak RW akan tetap mengikuti aturan berdasarkan Peraturan Walikota (Perwal) yang dikeluarkan oleh Pemerintah kota. Asalkan, ada suatu keterbukaan serta tidak ada pemotongan.

Baca Lainnya