Kamis, 15 Maret 2018 14:39

Jangan Sampai Hoaks Merusak Orang Sunda yang Someah

Reporter : Jumadi Kusuma
 Komisioner KPU Jabar Nina Yuningsih.
Komisioner KPU Jabar Nina Yuningsih. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Orang Jawa Barat itu someah atau ramah yang merupakan identitas yang harus dipertahankan dan jangan dirusak oleh hoaks, demikian pernyataan Komisioner KPU Jabar Nina Yuningsih pada Sosialisasi Pilgub yang diselenggarakan Forum Ormas, LSM, dan Komunitas Jabar, di Taman Budaya Dago Kota Bandung, Kamis (15/3/18).

Menurut Nina, setiap informasi yang beredar harus difilter dan tidak diterima begitu saja.

"Apalagi masyarakat Jawa Barat saat ini menghadapi ancaman hoaks, bersamaan dengan terorisme dan narkoba, sehingga perlu menyikapi segala informasi secara bijak," ujarnya.

Senada dengan Nina, Wadirintel Polda Jabar, AKBP Sukendar menyatakan polisi akan menindak tegas pembuat dan penyebar hoax. 

"Dari puluhan isu penganiayaan ulama, yang benar-benar terjadi hanya dua. Sisanya hoaks, dan polisi sudah menangani pembuat dan pengedar berita palsu itu," sebutnya.

Sukendar juga menegaskan komitmen netralitas Polri. 

"Tugas Polri yang dibantu TNI mengamankan masyarakat, terutama saat berlangsung pesta demokrasi, sekaligus mendewaskan masyarakat dalam berdemokrasi," ujarnya.

Ia juga mengingatkan banyaknya ancaman, bukan hanya di Jabar tetapi juga secara global khususnya terkait hoaks. 

"Oleh karena itu Polda Jabar bertekad meningkatkan ketahanan masyarakat, yakni tahan dalam menghadapi isu yang disebar melalui medsos," tegas Sukendar sambil mengingatkan perlunya partisipasi masyarakat dalam menciptakan suasana Jawa Barat yang kondusif.

Sementara itu, seniman dan tokoh Jawa Barat, Acil Bimbo,  mengkhawatirkan konflik dan hoaks digunakan dalam pilkada. 

"Ini menjadi persoalan karena secara karakter dan mental, masyarakat kita rapuh dan gampang dipengaruhi. Kita perlu membangun gerakan sosial budaya dengan melibatkan tokoh dan masyarakat pada umumnya, terutama untuk membangun rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap Jawa Barat," katanya.