Sabtu, 6 April 2019 18:35

Jadinya, Kapan Distribusi Logistik Pemilu 2019 di KBB Dilaksanakan?

Reporter : Fery Bangkit 
Logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2019
Logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 [ferybangkit]

Limawaktu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebutkan, distribusi logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) akan dilakukan pekan depan.

"Supaya paripurna sambil nunggu (kekurangan), paling telat sudah didistribusi minggu depan. Yang penting sesuai SOP, H-5 sudah di PPK, H-3 PPS H-1 di TPS," kata Ketua KPU KBB, Adie Saputro saat dihubungi via sambungan telepon, Sabtu (6/4/2019).

Baca Juga : Warga Lebih Tahu Info Pemilu dari Caleg, Dimana Peran KPU Cimahi?

KPU KBB saat ini masih disibukan dengan pengemasan seluruh logistik Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg). Pihaknya juga masih menunggu sejumlah kelengkapan logistik dari KPU pusat.

"Masih kita setting perlengkapan logistiknya sambil menunggu beberapa yang kurang. Rencana kita mau distribusi, sambil menunggu gudang KPU di kecataman (PPK)," jelas Adie.

Baca Juga : Ingat, 17 April Semua Pemilih di Cimahi Harus Datang ke TPS!

Sebelumnya, KPU KBB masih kekurangan kotak dan bilik suara serta formulir. Untuk kotak suara, sebelumnya masih kekurangan 548 buah, sedangkan bilik suara masih kurang 248 buah. Logistik itu untuk memenuhi 5.088 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 16 kecamatan se-Bandung Barat. Selain kotak dan bilik suara, KPU KBB juga belum menerima utuh semua jenis formulir untuk kebutuhan Pemilu nanti. 

Namun, kata Adie, kekurangan itu mulai dipenuhi. Namun, pihaknya masih memastikan apakah logistik yang sudah datang menyusul sudah sesuai kebutuhan atau tidak. "Kita masih ngecek apakah masih ada kekurangan atau tidak. Kalau ada kekurangan kita akan sampaikan, kalau sudah cukup berarti tinggal kita setting per kecamatan dan per TPS," bebernya.

Baca Juga : Kapolda Jabar : Kedepankan Langkah Preventif Hadapi Potensi Kerawanan

Sedangkan untuk surat suara yang rusak, pihaknya juga masih menunggu gantinya dari KPU RI. Setelah tiba, langsung akan di-setting bersama logistik lainnya. Menurutnya, masalah kerusakan surat suara juga terjadi di wilayah lain.

"Kita masih menunggu surat suara. Yang rusak kita ajukan 20 ribuan," tandasnya. 

Baca Lainnya