Jumat, 18 Januari 2019 12:52

Ini Tujuan PDIP Jabar Adakan Nobar Debat Capres

DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Barat mengadakan nonton bareng debat calon presiden dan wakil presiden perdana, Kamis (17/1) malam.
DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Barat mengadakan nonton bareng debat calon presiden dan wakil presiden perdana, Kamis (17/1) malam. [Limawaktu]

Limawaktu.id - DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Barat mengadakan nonton bareng debat calon presiden dan wakil presiden perdana, Kamis (17/1) malam, di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Jabar. 

Acara dihadiri oleh masyarakat sekitar dan juga kader-kader PDI Perjuangan. Tampak diantaranya Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandung yang juga Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha, serta Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPC PDI Perjuangan Kota Bandung Folmer SM Silalahi.

Baca Juga : DPT Kab Bandung untuk Pilpres 2019 Ditetapkan, Segini Jumlahnya

Sekretaris Tim Kampanye Daerah Joko Widodo-Ma'ruf Amin Jawa Barat Abdy Yuhana mengatakan, acara ini diharapkan bisa meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Presiden 2019.  

"Persoalan Pilpres berhubungan dengan partisipasi masyarakat. Sehingga, dengan nonton bareng ini masyarakat semakin tahu," ujar Abdy. 
Tak hanya itu, acara ini juga sebagai ajang memberikan pemahaman politik kepada masyarakat. Bahwa, dalam pemilihan umum, terutama Pilpres, ada sejumlah tahapan yang harus dilalui. 

Baca Juga : Tok!Segini Jumlah Pemilih di Cimahi untuk Diperebutkan Dua Pasangan Capres-Cawapres 2019

"Ada aspek edukasi politik. Masyarakat dengan hadir dalam nonton bareng ini mengetahui tahapan Pilpres. Jadi, tidak sekedar masuk ke tempat pemilihan suara, tapi ada debat dan kampanye," papar Abdy.  

Abdy meyakini, dengan adanya nonton bareng ini masyarakat bisa lebih terbuka dan rasional dalam menentukan pilihan mereka pada Pilpres 2019 mendatang. Pasalnya, kedua kandidat presiden dan wakil presiden saling memaparkan visi-misi mereka.

"Masyarakat semakin rasional, menggunakan akal sehat, mengetahui siapa capres dan cawapres yang selalu memberikan informasi yang salah, siapa capres-cawapres yang selalu memberikan data dan fakta, dan siapa yang suka menebar hoaks atau berita bohong," tandas Abdy, yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jabar ini. (*)

Baca Lainnya