Jumat, 13 Oktober 2017 16:28

Ini Bocoran Penyambutan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi Baru

Politik Cimahi Baru
Wayang golek akan digelar Minggu (22/10) malam memeriahkan pelantikan Ajay-Ngatiyana.
Wayang golek akan digelar Minggu (22/10) malam memeriahkan pelantikan Ajay-Ngatiyana. [Net Istimewa]

Limawaktu.id - Kirab budaya sunda akan menyambut kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi terpilih periode 2017-2022 Ajay M Priatna-Ngatiyana.

Rencananya, Ajay-Ngatiyana akan dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada 22 Oktober 2017 di Gedung Sate tepat pukul 10.00 WIB, sesuai dengan Akhir Masa Jabatan (AMJ) Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2012-2017 Atty Suharti-Sudiarto.

Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Muhammad Yani menjelaskan, setelah acara pelantikan oleh Gubernur, Ajay-Ngatiyana akan disambut di Gebang Tol Baros dan Pendopo DPRD Kota Cimahi.

"Setelah pelantikan dan serah terima jabatan, maka akan dilakukan sidang paripurna istimewa di Cimahi dan dilantujkan dengan hiburan untuk masyarakat," ujarnya, saat ditemui di Pemerintahan Kota Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Jum'at (13/10/2017).

Menurut informasi dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi, ada sejumlah kesenian yang akan ditampilkan untuk menyambut pimpian baru Kota Cimahi. Di antaranya seni lengser dan wayang golek. Wayang golek sendiri akan digelar Minggu (11/10) malam  di Lapangan Sangkuriang.

"Kita juga akan menampilkan produk-produk UKM, khsususnya makanan atau jajanan khas masyarakat Cimahi. Nanti dilanjtukan dengan wayang goleg malamnya, semacam malam gembira masyarakat," kata Yani.

Selain itu, semua elemen masyarakat termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Cimahi turut serta dalam penyambutan.

"Memang ini berbeda konsepnya dari yang sudah sudah. Ini baru pertama kali. Dulu kan pelantikan langsung di DPRD (Kota Cimahi) selesai," katanya.

Untuk menyambut Ajay-Ngatiyana sebagai nakhoda terbaru, Pemerintah Kota Cimahi ditaksir harus mengeluarkan biaya Rp 100-200 juta.

"Anggaran yang sudah ada di dewan untuk penyelenggaraan paripurna, Diskominfoarpus unuk advertorial dan informasi, terus Dishub dan Satpo PP untuk anggaran keamanan dan Disbudparpora. Taksiran saya Rp 100-200 juta," beber Yani.(kit)