Selasa, 24 Oktober 2017 16:08

Ini Asumsi Pengamat Soal Janji Politik Ajay

Reporter : Fery Bangkit 
Ajay dan Ngatiyana diarak keliling kota usai dilantik.
Ajay dan Ngatiyana diarak keliling kota usai dilantik. [Limawaktu]

Limawaktu.id, - Pengamat Politik Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Arlan Sidha menilai, janji politik Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna soal 1.000 lapangan pekerjaan akan sulit direalisasikan.

Hal itu akan terjadi jika Ajay bersama Pemerintah Kota Cimahi tidak mendorong masyarakat membuka usaha melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Dengan UMKM akan bisa menyerap tenaga kerja dan masyarakat juga menjadi wirausaha," kata Arlan saat dihubungi, Selasa (24/10/2017).

Selain itu, kata Arlan, untuk janji-janji politik lainnya, Ajay perlu membuktikan, agar masyarakat tidak dikecewakan.

"Ini artinya masyarakat Kota Cimahi sangat berharap dengan apa yang dikatakan oleh Ajay, " ujarnya.

Dikatakan Arlan, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi, harus berhitung dan melihat kondisi di Cimahi pada saat ini yang masih jauh tertinggal di pembangunan infrastrukturnya. Sehingga, Ajay harus berani melakukan terobosan baru dalam konteks pembangunan di Kota Cimahi.

"Saya berharap dengan pemerintahan baru yang dibangun oleh Ajay tidak terlalu gaduh dalam membuat kebijakan dalam konteks birokrasi," ujarnya.

Perihal tuntutan penambahan ruang terbuka hijau dari masyarakat, Ajay juga harus berani mengambil kebijakan-kebijakan yang tidak populis. Salah satunya mengambil kebijakan yang tidak pro pengusaha dan berani dengan tegas untuk menghentikan pembangunan perumahan di Kawasan Bandung Utara (KBU).

"Ini persoalan ruang terbuka di utara dan persoalannya ijin terus diberikan. Cimahi Tengah dan Cimahi Selatan perlu dicari kebijakan juga agar menambah ruang terbuka," ucapnya.

Ajay perlu kerjasama dengan legislatif dan harus mempunyai komunikasi yang baik dengan birokrasi, sehingga nantinya tidak akan terjadi kegaduhan dibirokrasinya.

"Sekali lagi saya sebutkan, Ajay harus mulai dengan terobosan baru untuk warga Cimahi, agar warga Cimahi memiliki kepercayaan yang tinggi kepada dirinya," tandasnya. (kit)*