Sabtu, 19 Januari 2019 11:16

Hasil Pemilu 2019 Tentukan Perubahan SOTK di Pemkot Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Cimahi, Tata Wikanta.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Cimahi, Tata Wikanta. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Hasil Pemilihan Umum (Pemilu) sangat dinantikan Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi.

Pasalnya, kata Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Cimahi, Tata Wikanta, hasil Pemilu itu biasanya menentukan kebijakan-kebijakan baru. Termasuk kebijakan organisasi.

Baca Juga : Dibayar Rp 750 Ribu, KPU KBB Rekrut 55 Relawan Demokrasi

"Kita lihat ke depan. Kadang kan ganti kabinet ada kebijakan kita ikuti aja," kata Tata saat dihubungi via sambungan telepon, Sabtu (19/1/2019).

Seperti diketahui, pada 17 April mendatang, masyarakat Indonesia akan dihadapkan pada dua agenda demokrasi serentak, yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg).

Baca Juga : Targetkan 77% Pemilih, KPU KBB Harus 'PDKT' ke 1 Juta Lebih Warga

Sambil menunggu kebijakan baru hasil pemenang Pemilu, lanjut Tata, sejauh ini susnan organisasi di Pemkot Cimahi diklaim cukup efektif. Meski harus diakui ada satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mesti mendapat perhatian.

OPD itu ialah Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dan Perlindungan Perempuan dan Anak. OPD itu dinilai laik untuk dipecah kembali. Namun Pemkot Cimahi tentunya harus menyesuaikan dengan anggaran yang dimiliki.

"Kita liat nanti, termasuk bagaimana kemampuan anggaran kalau dipecah dinas dibagi lagi kan kita butuh anggaran yang cukup besar," jelasnya. 

Baca Lainnya