Selasa, 11 Juni 2019 17:04

Hakim MK Hanya Takut Kepada Allah dan Patuh pada Konstitusi

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id - Ketua Mahkamah Konstitusi mengungkapkan, pihaknya akan patuh pada konstitusi dan hanya takut kepada Allah. Hal itu disampaikan Ketua MK Anwar Usman, usai menggelar Silaturahmi Idul Fitri 1440 H di Gedung MK, Jakarta. 

Menurutnya, MK sudah siap secara mental dan fisik, untuk menggelar sidang sengketa Pilpres 2019. Anwar Usman menjamin hakim MK bersikap independent dan tak bisa diintervensi.

Baca Juga : Sanksi Lanjutan Menanti KPU Kota Cimahi, ini Sebabnya!

“Saya berani menjamin independensi seluruh hakim konstitusi. Independensi itu hal yang tidak bisa ditawar," ujar Anwar seperti dikutip dari Antara, Selasa (11/6)

Siapapun yang memiliki tujuan untuk melakukan intervensi terhadap proses persidangan sengketa Pemilu 2019 tidak akan berarti bagi para hakim konstitusi.

Baca Juga : Penilaian MUI Cimahi Soal Pemilu 2019 dan Aksi di Jakarta

"Bagaimanapun intervensinya, baik moril dan sebagainya, itu tidak akan ada artinya bagi kami. Kami hanya tunduk kepada konstitusi dan hanya takut kepada Allah SWT," ujarnya.

Sepertu diketahui, MK mengumumkan penanganan perkara Pemilu di MK terdiri dari sebelas tahap, mulai dari pengajuan permohonan hingga penyerahan salinan putusan. Sebelas tahap tersebut diberlakukan berdasarkan Peraturan MK No.5/2018 tentang tahapan, kegiatan, dan jadwal penanganan perkara perselisihan hasil Pemilu. (merdeka)

Baca Lainnya