Jumat, 27 Juli 2018 17:46

Gelar Acara Perpisahan, Sekda Kota Cimahi Kirim Pesan untuk Wali Kota Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Karir Muhammad Yani sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) akan segera berakhir.
Karir Muhammad Yani sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) akan segera berakhir. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Karir Muhammad Yani sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) akan segera berakhir. Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang diembannya akan berakhir pada 1 Agustus 2018.

Sebelum ia Pensiun, M Yani menggelar acara perpisahan di kediamannya di Komplek Puri Budi Asri, Ds. Cihanjuang, Kec. Parongpong, Kab. Bandung Barat, Jum'at (27/7/2018).

Acara jelang purna bakti Sekda Kota Cimahi itu dihadiri Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Kota Cimahi Maria Fitriani, Kepala Bappeda Tata Wikanta, Kepala BKD Harjono serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Cimahi.

Ditemui disela-sela acara syukuran, Yani membocorkan kegiatannya usai pensiun. Dia menyatakan untuk saat ini sama sekali tidak tertarik terjun kedunia politik. Ia lebih tertarik terjun ke dunia pendidikan.

"Sebelumnya sudah ada beberapa orang yang menawari saya untuk nyaleg, termasuk Pak Wali Kota. Tapi saya tegaskan, kalau saya tidak punya basic politik, lebih baik saya mengabdi di bidang ngajar," kata Yani.

Yani memulai karir sebagai ASN sejak tahun 1986, sebagai ASN di Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandung selama 11 tahun, lalu mutasi ke Pemkot Sukabumi selama 5 tahun, dan akhirnya bermuara di Kota Cimahi, dengan masa bakti selama 16 tahun.

Yani diangkat menjadi Sekda ketika masa kepemimpinan Wali Kota-Wakil Wali Kota Cimahi periode 2012-2017 Atty Suharti-Sudiarto. Hingga kepemimpinan berganti, Sekda masih dipercaya menjadi Sekda Kota Cimahi.

Dalam kesempatan tersebut, Yani juga memberikan pesan kepada Wali Kota Cimahi mengenai tantangan dalam mengelola roda organisasi ke depan.

Menurutnya, tugas berat bagi Wali maupun Wakil Wali Kota, sebab Kota Cimahi memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) terbatas.

"Jujur saja, SDM di Pemkot Cimahi itu tidak seimbang, karena hanya segini-gininya. Pak Wali tidak punya banyak pilihan untuk mengisi kekosongan penjabat setingkat Sekda, apalagi asisten II, juga pindah ke Kota Bandung. Tapi itu resikonya, roda organisasi harus tetap berjalan," tegas Yani.

Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menghaturkan terima kasih atas pengabdian dari Muhammad Yani, yang tentunya telah banyak memberikan sumbangsih bagi Kota Cimahi.

Ngatiyana juga mengakui jika pensiunnya Yani, merupakan kehilangan yang cukup besar bagi Pemerintahan Kota Cimahi. Kendati demikian, pihaknya perlu mempersiapkan penggantinya agar roda pemerintahan terus berjalan.

"Kami sudah kantongi 3 nama yang berpotensi mengisi posisi sebagai penjabat Sekda Kota Cimahi, semuanya dari internal Pemkot. Belum bisa saya kasih bocoran, nanti saja tunggu tanggal mainnya," kata Ngatiyana singkat. 

Baca Lainnya