Senin, 8 Januari 2018 15:59

FAGI Himbau Guru PNS Netral Pada Pilkada 2018

Ditulis Oleh Jumadi Kusuma
Pilkada Serentak 2018.
Pilkada Serentak 2018. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Forum Aksi Guru Indoensia (FAGI) meminta kepada seluruh guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tidak terlibat dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018. Guru PNS diminta untuk bersikap netral, demikian siaran pers yang diterima limawaktu.id, Senin (8/1/17).

Ketua FAGI Iwan Hermawan menyatakan Maklumat FAGI dikeluarkan berdasarkan amanat Peraturan Pemerintah (PP) No. 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS yang melarang PNS memberi dukungan kepada calon pimpinan daerah pada Pilkada.

"Kami mengeluarkan maklumat untuk seluruh guru PNS di seluruh Indonesia yang isinya mengimbau untuk tidak ikut memberikan dukungan politik dalam pilkada serentak tahun 2018, baik kepada calon Bupati atau Walikota dan atau calon Gubernur," tuturnya.

Bentuk dukungan seperti ikut kampanye, menggunakan atribut kandidat, mengerahkan orang lain serta menggunakan fasilitas negara, ada kecenderungan terjadi menjelang Pilkada.

"Pengalaman Pilkada Serentak 2015, banyak oknum kepala daerah khususnya yang petahana seringkali memobilisasi guru dan siswa melalui organisasi profesi guru untuk pemenangan pilkada di daerahnya, biasanya dengan iming-iming kenaikan tunjangan atau bentuk-bentuk hadiah jabatan atau dalam bentuk lainnya jika petahana menang, namun setelah menang mereka dilupakan begitu saja," papar Iwan.

Ironisnya, menurutnya jika calon yang didukung kalah tidak sedikit guru yang di mutasikan ke daerah atau pulau terpencil karena ketahuan tidak mendukung pemimpin daerah pemenang pilkada.

"FAGI meminta guru PNS jangan Golput tapi pilih kadidat yang memiliki track record membela guru, bukan yang sebaliknya," pungkasnya. (jk)