Selasa, 17 Oktober 2017 12:02

Dua Parpol di Kabupaten Bandung Memanfaatkan ‘Injury Time’

Reporter : Yulie Kusnawati
Pengurus Parpol di Kabupaten Bandung menyerahkan berkas keanggotaan di Kantor KPU
Pengurus Parpol di Kabupaten Bandung menyerahkan berkas keanggotaan di Kantor KPU [Limawaktu]

Limawaktu.id - Dua parpol di Kabupaten bandung akan memanfaatkan 'babak tambahan waktu' penyerahan berkas keanggotaannya pada hari ini.

Parpol yang masih diberi kesempatan untuk memperbaiki berkas bisa memanfaatkannya agar mereka bisa ikut meramaikan hajat demokrasi yang disebut-sebut akan menjadi yang terbesar ketiga di dunia.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kabupaten Bandung Hedi Ardia menyebutkan, ke-15 parpol yang telah mendapatkan tanda terima penyerahan berkas itu antara lain Perindo, Nasdem, Garuda, Berkarya, PSI, Gerindra, PKS, Hanura, PKB, PPP, PAN dan Golkar.

"Selain itu, ada juga Partai Bulan Bintang (PBB), PDIP dan Demokrat. Sedangkan dua partai lainnya yang datang sebelum pukul 24.00 itu adalah Parsindo dan Partai Rakyat," kata Hedi, saat dihubungi wartawan, Selasa (17/10/2017).

"Kami tetap mengimbau baik calon peserta pemilu dalam hal ini parpol dan KPU tetap berpegang teguh pada aturan. Kalau pun ada perbedaan penafsiran kan bisa diselesaikan dengan cara-cara dialog. Parpol yang tidak memahami cara pemenuhan berkas tidak ada salahnya berkonsultasi dengan KPU," ucapnya

Pengurus parpol tingkat kabupaten/kota juga masih diberi kesempatan untuk melengkapi 1x24 jam terhitung sejak berakhirnya waktu penyerahan dokumen persyaratan. Apabila tidak mampu melengkapi sesuai jumlah yang diajukan pengurus pusat, daftar nama anggota parpol serta salinan KTA dan KTP-el tetap diterima sepanjang telah memenuhi persyaratan minimal 1/1.000 dari jumlah penduduk.

"Dengan demikian, kedua partai tersebut masih punya kesempatan untuk memperbaiki berkasnya hingga nanti malam pukul 24.00 WIB. Karena pada penyerahan sebelumnya, kedua partai itu tidak menyerahkan berkas lampiran 2 model F2 parpol dan Kartu tanda anggota (KTA)," ujarnya.

Sejauh ini, lanjutnya, Panwas bisa memahami niatan baik dari KPU dengan mengeluarkan SE 585 tersebut yakni semangat menjaga agar hak-hak konstitusi partai untuk mengikuti pesta demokrasi pada 2019 mendatang tidak terganjal. Hanya, memang masih ada sejumlah persoalan teknis yang menghinggapi KPU khususnya terkait pelaksanaan Sipol. (lie).

"Pada Senin (16/10) kemarin, yang memang merupakan hari terakhir bagi parpol untuk menyerahkan berkas, Sipol sempat sulit diakses beberapa saat. Penyebabnya ada beberapa kemungkinan servernya yang overload karena banyak yang mengakses atau jaringan internetnya yang tidak maksimal karena hujan," ucapnya. (lie)*