Rabu, 22 November 2017 20:23

DPRD Minta KPU KBB Lebih Gencar Sosialisasi Pilkada ke Masyarakat

Reporter : Jumadi Kusuma
Eber Simbolon, Anggota Komisi I DPRD KBB selepas Rapat Paripurna DPRD KBB dengan agenda Penetapan Propemperda Tahun 2018 dan Penetapan RAPBD Tahun Anggaran 2018, di Grand Hotel Lembang, KBB.
Eber Simbolon, Anggota Komisi I DPRD KBB selepas Rapat Paripurna DPRD KBB dengan agenda Penetapan Propemperda Tahun 2018 dan Penetapan RAPBD Tahun Anggaran 2018, di Grand Hotel Lembang, KBB. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) tinggal hitungan bulan. Tepatnya, Juni 2018 pesta demokrasi akan digelar. Ironisnya, Nurhayati warga Kampung Cibungbulang Desa Cempaka Mekar, Kecamatan Padalarang, KBB, mengaku tidak tahu bakal ada Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak 2018.

Anggota Komisi I DPRD KBB, Eber Simbolon, merasa heran masih ada warga Padalarang yang belum mengetahui Pilkada KBB. Padahal masih berada di wilayah perkotaan. "Wah, kpu harus memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Jangankan yang diseputar Padalarang, di daerah terpencil juga masih banyak warga belum mengetahui kapan pilkada, kapan pendaftaran, mereka tidak tahu. Oleh karenanya, intensitas KPU untuk melakukan sosialisai ke daerah-daerah harus ditingkatkan," ujar Eber Simbolon.

Baca Juga : 17 Parpol KBB Terdaftar Sebagai Calon Peserta Pemilu 2019

Pada kesempatan ini, Eber juga mengingatkan KPU KBB terkait dana hibah untuk Pilkada 2018 sebesar Rp 45,8 miliar yang dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) KBB. "Dengan angka yang begitu besar, dipake dong untuk sosialisasi ke masyarakat, supaya masyarakat yang jauh dari perkotaan pun jadi tahu. Apalagi di Padalarang, ini ada apa? Jangan-jangan KPU hanya sosialisasi internal saja. Kita minta menyeluruh supaya masyarakat Bandung Barat memahami," tegasnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD KBB, Syamsul Ma'arif mengaku, pihaknya telah memanggil dan melakukan evaluasi terhadap kinerja KPU KBB. "Masih ada waktu yang cukup untuk melakukan sosialisasi. KPU harus lebih gencar dan massif lagi melakukan sosialisasi, supaya masyarakat tahu terutama di perkampungan, bahwa ada hajat demokrasi yang besar," katanya, saat ditemui Limawaktu.id selepas Rapat Paripurna DPRD KBB dengan agenda Penetapan Propemperda Tahun 2018 dan Penetapan RAPBD Tahun Anggaran 2018 di Grand Hotel Lembang, Rabu (22/11/2017). (jk)

Baca Lainnya