Senin, 24 September 2018 18:29

Disebut Masuk Timses Jokowi-Ma'ruf Amin, Begini Jawaban Wakil Wali Kota Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Wakil Walikota Cimahi Ngatiyana.
Wakil Walikota Cimahi Ngatiyana. [Fery Bangkit/limawaktuid]

Limawaktu.id, - Memasuki tahapan kampanye Pemilihan Presiden 2019, banyak kepala daerah yang menyatakan dukungan terhadap kandidat Capres-Cawapres 2019.

Sebelumnya, Ketua Tim Sukses (Timses) Jokowi-Ma'ruf Amin wilayah Jawa Barat menyebutkan, sebanyak 22 kepala daerah di Jawa Barat masuk dalam Timses nomor urut 01 tersebut.

Baca Juga : Deklarasi Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Cimahi Luput dari Pantauan, Ketua Bawaslu Cimahi: Saya baru tau

Kemudian, Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin Kota Cimahi, Achmad Gunawan menyebutkan, bahwa Wakil Wali Kota Cimahi juga masuk dalam dewan pengarah Jokowi-Ma'ruf Amin di Kota Cimahi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengakui belum mendapat informasi keterlibatan dirinya dalam pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Baca Juga : 'Ratu Goyang Ngebor' gak Suka Calon Presiden Saling 'Nyinyir'

"Mungkin sekarang sedang dibentuk panitia cuma sekarang belum ada tembusan," kata Ngatiyana saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (24/9/2018).

Sejauh ini, lanjut Ngatiyana, dirinya belum mendapat intruksi dari partai soal keterlibatannya dalam kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin di Kota Cimahi. Ngatiyana sendiri merupakan kader PDI Perjuangan.

Baca Juga : Tugas Ganda Caleg PPP Cimahi, Menangkan Diri Sendiri dan Jokowi-Ma'ruf Amin

"Kalau saya menunggu petunjuk aja," ucapnya.

Jika partai mengintruksikannya untuk turun langsung kampanye, Ngatiyana pun akan ikut. Tapi dengan catatat, tidak melanggar aturan yang ada. Sebagai pebajat publik, Ngatiyana otomatis harus mengajukan cuti.

"Saya ini kan sebagai pejabat publik tentunya netralitas. Kalau untuk turun sebagai tim kampanye berarti harus cuti," tegasnya.

Ditegaskannya, sekarang ini ia akan fokus menjalankan tugasnya sebagai orang dua di Kota Cimahi. Apalagi, jelang akhir tahun ini, banyak pekerjaan yang harus direalisasikan.

"Salah satunya laporan akhir tahun yang harus dipertanggungjawabkan, termasuk adminsiatsi, penyerapan anggaran. Kita kejar teruss jangan sampai tidak terserap," pungkasnya.

Baca Lainnya