Senin, 16 Oktober 2017 14:06

Didemo Buruh, DPRD KBB Tetap Lanjutkan Pembahasan Raperda Ketenagakerjaan.

Reporter : Jumadi Kusuma
Ketua Pansus 13 DPRD KBB, Victor, memberikan keterangan pers di halaman gedung DPRD KBB, Senin (16/10)
Ketua Pansus 13 DPRD KBB, Victor, memberikan keterangan pers di halaman gedung DPRD KBB, Senin (16/10) [Foto: Jumadi Kusuma]

Limawaktu.id, - Aksi unjuk rasa Serikat Pekerja dan Serikat buruh Kabupaten Bandung Barat yang menolak draft Raperda Ketenagakerjaan tak menyurutkan Pansus 13 terkait Raperda Ketenagakerjaan yang sedang digodok DPRD Kabupaten Bandung Barat.

Ketua Pansus 13 DPRD kbb, Victor, saat jumpa pers dihalaman gedung DPRD KBB, Senin (16/10) mengungkapkan, DPRD melalui pansus 13 yang membahas draf raperda ketenagakerjaan, pihaknya akan mengundang pihak-pihak yang berkepentingan dengan masalah ketenagakerjaan di KBB diantaranya Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Dinas Ketenagakerjaan dan Serikat Buruh/Pekerja.

“Kami tetap akan melanjutkan pembahasan raperda ini dengan melibatkan stakeholder yang ada seperti serikat pekerja, unsure pengusaha dan Disnaker KBB,” ungkapnya.

Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, saat ini pansus tengah membahas raperda berdasarkan naskah akademik yang ada, "DPRD tetap akan melanjutkan pembahasan raperda sesuai jadwal yang telah ditetapkan, dan sesuai dengan aturan perundang-undangan diatasnya, dengan tetap memperhatikan aspirasi buruh", tegasnya.

Dalam draf Raperda Ketengakerjaan yang ditolak buruh, terdiri dari 17 Bab dan 118 pasal, masih memuat tiga puluh persen dari Perda KBB No.1 tahun 2010 tentang Ketenagakerjaan. (jk)*

Baca Lainnya