Kamis, 23 Mei 2019 17:10

Dibalik Kekurangan, KPU dan MUI Cimahi Minta Hormati Hasil Pemilu 2019

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna Saat Akan Memasukan Kertas Suara Ke Dalam Kotak Suara
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna Saat Akan Memasukan Kertas Suara Ke Dalam Kotak Suara [ferybangkit]

Limawaktu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi mengklaim, pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 terbilang cukup baik meski tak sempurna. Sebab, masih terdapat berbagai kekurangan.

Jika dilihat dari tingkat partisipasi, pemilih di Kota Cimahi yang menyalurkan hak pilihnya mencapai 85,66 persen.

Baca Juga : Penegasan Wali Kota Cimahi Soal Isu Aksi GNKR Besok:Kami Larang!

Persentasi itu didapat dari tiga jenis pemilih, yakni Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Untuk kategori DPT yang menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun ini mencapai 324.892 pemilih, dari DPK 12.741 pemilih dan DPTb mencapai 7.237 pemilih.

Baca Juga : Sanksi Lanjutan Menanti KPU Kota Cimahi, ini Sebabnya!

"Ditambah pemilih dari disabilitas 357 orang. Saya lihat kehadirannya tinggi, antusias datang ke TPS-nya. Kita di atas target nasional," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi, Mochamad Irman saat dihubungi via pesan singkat, Kamis (23/5/2019).

Menurut Irman, tingginya partisipasi pemilih itu dikarenakan tingginya keinginan masyarakat untuk mengikuti pesta demokrasi ini. Apalagi, Pemilu tahun ini dilaksanakan secara bersamaan.

Baca Juga : Penilaian MUI Cimahi Soal Pemilu 2019 dan Aksi di Jakarta

"Masyarakat ingin merasakan bagaiamana Pemilu serentak. Nuansanya kelihatannya lebih Pilpres lebih menarik," kata Irman.

Diakui Irman, Pemilu tahun ini terbilang cukup berat bagi penyelenggara. Terutama terkait teknis penyelenggaraan yang cukup merepotkan pelaksana di tingkat bawah. "Proses rekapitulasi di tingkat PPK juga membutuhkan waktu karena Pemilu berlangsung serentak," kata Irman.

Dari kelebihan dan kekurangan itu, Irman meminta semua elemen masyarakat untuk menghormati hasil Pemilu. Sebab, pihaknya sudah bekerja sesuai aturan dan transparan.

"Kita bekerja sesuai aturan," ucapnya.

Terpisah, Ketua MUI Kota Cimahi, KH Alan Nur Ridwan meminta semua pihak bisa menerima hasil penghitungan dan pengumuman resmi KPU secara legowo.

"Tentunya selamat untuk pasangan yang menang, dan pasangan yang kalah harus ikhlas," imbuhnya.

Menurutnya, urusan menang dan kalah merupakan hal biasa dalam pemilu, namun semua pihak mesti menghormati keputusan KPU.

"Jika ada yang keberatan, maka juga harus menempuh jalur konstitusional. Jangan justru menyusahkan dan memberikan citra buruk," katanya.

Dia berharap Pemilu 2019 bisa diakhiri dengan indah. Dengan begitu, semua pihak bisa berkonsentrasi untuk memajukan Indonesia bersama-sama.

"Dengan doa dan harapan semoga Pemilu 2019 ini segera berakhir dengan baik, damai, dan indah, agar bangsa dan negara kita memiliki hari esok yang lebih baik," pungkasnya.

Baca Lainnya