Jumat, 26 Januari 2018 15:24

Dedi Mulyadi Menggali Problem di Pedesaan dan Penataan di Perkotaan

Dedi Mulyadi, bakal calon Wakil Gubernur Jawa Barat.
Dedi Mulyadi, bakal calon Wakil Gubernur Jawa Barat. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Mengurus Kampung Menata Kota, merupakan jargon unggulan bakal Calon Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, dedi Mulyadi. Menurutnya, mengurus kampung tidak akan setengah-setengah, sehingga periodesasi kepemimpinan mampu menyelesaikan itu semua.

"Kedepannya, kami harus mengetahui problem desa, tata kelola pertanian, perkebunan dan perikanan, hal ini harus segera di upgrade sarana prasarananya," kata Dedi Mulyadi saat di wawancara usai Safari Budaya di wilayah Kecamatan Baleendah, belum lama ini.

Menurutnya, saat ini, penghargaan kepada aparatur desa masih rendah, dan honor RT pun masih rendah hingga Rp 35 ribu per bulan. Sedangkan, distribusi keuangan dari provinsi ke desanya masih Rp 100 juta per desa, padahal setiap desa bereda-beda penduduknya, ada yang 2 ribu jiwa dan ada yang 120 ribu jiwa.

"Ini semua harus di benahi, dan nantinya harus di bagi berdasarkan luas wilayah dan jumlah penduduk," ujarnya.

Lebih lanjut lagi, Dedi Mulyadi menerangkan, sedangkan di perkotaan merupakan penataan, sehingga, tidak boleh terjadi penumpukan investasi terlalu berlebihan yang mengakibatkan kesemrawutan kota yang di karenakan salah kelola, diantaranya kemacetan yang terjadi, tata ruang yang tidak tertata dengan baik, dan banjir yang tidak terselesaikan.

"Hal ini tidak tersinergi dengan baik, sehingga kampung dan kota mengalami pertumbuhan yang sama," paparnya.