Selasa, 6 Maret 2018 19:54

Dear Para Calon Gubernur Jabar, Catat Nih Tempat yang Bisa Dipasang APK

Reporter : Fery Bangkit 
Pilkada Jabar 2018.
Pilkada Jabar 2018. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 khusus di Kota Cimahi sudah dipetakan.

Dengan demikian, maka Tim Sukses keempat paslon dilarang memasang propaganda politik di sembarang tempat. Terutama sarana pendidikan, tempat-tempat ibadah, bangunan milik pemerintah, pohon dan tiang listrik.

Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi Septiyana, mengatakan, penentuan lokasi tersebut merupakan hasil dari pemetaan di lapangan. Pemberitahuan edaran kepada masing-masing tim kampanye pasangan calon gubernur sudah informasikan.

"Penetapan sudah jauh-jauh hari. Jadi tidak ada alasan lagi kalau tim kampanye salah lokasi saat masang APK," kata Septiyana, di Kantor KPU Cimahi, Jalan Pesantren, Selasa (6/3).

Diaturnya lokasi pemasangan APK tersebut, lanjut dia, merupakan upaya dalam menjaga nilai etika dan estetika. Sehingga, tidak mengganggu keindahan kota. Oleh karena itu, ikuti aturan yang sudah ditentukan dan disepakati bersama ini dengan, memasang APK sesuai dengan lokasi yang sudah ditentukan.

"Makanya kita atur. Untuk masing-masing lokasi bisa digunakan berbarengan. Apabila sudah penuh bisa mencari lokasi lain, tanpa harus saling serobot. Tetap jaga kondusifitas selama kampanye," tuturnya.
Sejauh ini, meski lokasi pemasangan sudah ditentukan, namun masih saja ada yang memasang APK sembarangan.

Selaku pengawas yang juga penyelenggara pemilu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cimahi, akan tetap mengawasi seluruh kegiatan baik tim kampanye maupun pasangan calon yang melakukan kampanye di Cimahi.
Menurut Ketua Panwaslu Kota Cimahi, Yus Sutaryadi, minimnya koordinasi dari pihak tim kampanye menjadikan salah satu penyebab banyaknya pelanggaran dalam pemasangan APK.

"Jadi, alangkah baiknya sebelum memasang APK, tim kampanye melakukan komunikasi dengan pihak penyelenggara daerah," ungkapnya.

Dia melanjutkan, pihaknya akan melakukan penurunan APK apabila, pemasangannya dianggap menyalahi aturan yang sudah disepakati bersama.
"Kami akan kirim surat teguran, kemudian kalau tidak direspon maka kita nyatakan tim kampanye tersebut melakukan pelanggaran," tandasnya.

Ada empat paslon yang akan bertarung dalalm Pilkada 2018 mendatang.
Paslon nomor urut 1 adalah Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, nomor urut 2 Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan, palson nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu serta paslon nomor urut 4 Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Berikut area di Kota Cimahi yang diperbolehkan untuk dipasang APK:

  1. Wilayah Kecamatan Cimahi Utara, ada 28 titik dari 4 Kelurahan. Pasirkaliki, Cibabat, Citeureup, Cipageran.
  2. Wilayah Kecamatan Cimahi Tengah, terdapat 18 titik dari 5 Kelurahan. Padasuka, Karang Mekar, Setia Manah, Cigugur Tengah, dan Baros.
  3. Wilayah Kecamatan Cimahi Selatan, 22 titik dari 5 kelurahan, Cibereum, Melong, Leuwigajah, Utama, Cibeber.

Tim kampanye hanya diperbolehkan memasang 1 Baliho dan 1 Spanduk (APK) di lokasi yang sudah ditentukan.