Selasa, 18 Mei 2021 15:29

Data Pemilih di KPU Jadi Rujukan Pilkades Kabupaten Bandung Barat

Reporter : Wawan Gunawan
Komisioner KPU KBB, Ripki A Sulaeman (kiri) saat menerima kunjungan staf BPMD KBB, Selasa (18/5)
Komisioner KPU KBB, Ripki A Sulaeman (kiri) saat menerima kunjungan staf BPMD KBB, Selasa (18/5) [Istimewa]

Limawaktu.id,- Data Pemilih di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang dikelola secara berkelanjutan oleh KPU KBB, menjadi rujukan data pemilih pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun ini.

Kepala Divisi Teknis KPU KBB, Rifki A Sulaeman mengungkapkan, Pilkades serentak yang akan diikuti sebanyak 41 desa se-KBB itu, sejatinya digelar pada 29 Agustus mendatang. Terkait pesta demokrasi tingkat desa tersebut, data pemilih yang dikelola dan diolah secara berkelanjutan oleh KPU KBB menjadi rujukan mendasar bagi pemegang hak pilih dan hak dipilih.

"Data pemilih yang kami miliki selalu kami update setiap bulan. Keakurasiannya benar-benar menjadi tujuan pendataan masyarakat pemilih ini. kami pun berharap peran serta Dinas Kependudukan KBB untuk sinkronisasi data secara rutin. kami sangat berharap peran aktif dinas itu. Terkait data pemilih yang kami berikan untuk pijakan Pilkades serentak kami akan memberikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 lalu" ujar Rifki disela menerima kunjungan pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMPD) KBB, Selasa (18/5).

 Menurutnya, Penggunaan DPT Pemilu 2019 yang bisa dipergunakan Pemerintah KBB untuk data pemilih pada penyelenggaraan Pilkades serentak itu, sesuai dengan Surat Edaran KPU RI nomor 388 tahun 2021. Adapun jumlah DPT Pemilu 2019 di KBB adalah sebanyak 1.190.084 yang tersebar pada 165 desa dan pemilih pada 5.088 TPS.

KPU KBB mencatat data pemilih pada April 2021 lalu sebanyak 1.207.498 orang yang terdiri dari 607.959 orang laki-laki dan 599.539 orang perempuan. Data pemilih yang diperbarui setiap bulannya, merupakan hasil pelaporan masyarakat pemilih serta data berkelanjutan berasal dari Polres Cimahi dan Kodim 0609 Bandung-Cimahi yang berisikan data pensiunan anggota TNI/Polri.

Ripki juga mengajak BPMD KBB untuk berperan aktif dalam mensosialisasikan kewajiban memilih kepada masyarakat, sekaligus turut mensosialisasikan pentingnya peran aktif masyarakat dan lembaga masyarakat lainnya dalam melaporkan data pemilih berkelanjutan.

"Pemilih pemula sangat kami tunggu datanya yang didasarkan pada pelaporan masyarakat secara langsung kepada kami. Selain itu data kematian penduduk pemilik hal pilih pun akan kami catat untuk mencoret yang bersangkutan dari data pemilih aktif, " tandasnya.

Adapun Ajat Sudrajat, staf BPMD yang berkoordinasi ke KPU KBB menegaskan bahwa pihaknya berkomunikasi aktif dengan KPU untuk mengkonfirmasi data pemilih yang dimiliki KPU KBB.

"Kami membutuhkan data pemilih di KPU untuk pijakan data pemilih pada Pilkades Agustus nanti, " ucapnya.

Baca Lainnya