Senin, 19 Maret 2018 19:30

Dampak Kehadiran AHY bagi Pasangan Akur di Pilbup Bandung Barat

Reporter : Fery Bangkit 
Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). [Net]

Limawaktu.id,- Kehadiran Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (ahy) pada Sabtu (17/3/2018) kemarin diyakini menguntungkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat 2018 Aa Umbara-Hengky Kurniawan (Akur).

Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi, Arlan Sidha menilai kehadiran putra mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono itu ke Bandung Barat dipastikan akan mempengaruhi elektabilitas pasangan Akur yang diusung Partai Demokrat, Partai NasDem, PKS dan Pan.

Baca Juga : KPU Kabupaten Bandung Barat Larang Konvoi Saat Kampanye Pilbup 2018

"Iya itu keuntungan saja, karena disapa langsung sama elit Partai Demokrat (AHY)," kata Arlan saat dihubungi via pesan singkat, Senin (19/3/2018).

Selain kehadiran AHY, sosok public figure dalam diri Hengky Kurniawan juga diprediksi akan mempengaruhi suara pemilih. "Figur Aa Umbara termasuk tokoh masyarakat juga pengaruhnya sangat diperhitungkan," ujar Arlan.

Baca Juga : Ribuan Warga Bandung Barat Terancam Tak Bisa Nyoblos di Pilkada 2018

Meski diuntungkan dengan kehadiran AHY, kata Arlan, semua paslon masih memiliki peluang yang sama untuk memenangkan kursi orang nomor 1 dan 2 di Bandung Barat.

Pasalnya, lanjut Arlan, semua paslon sama-sama memiliki keuntungan tersendiri. Pasangan Elin Suharliah-Maman S Sunjaya (Emas) misalnya. Paslon yang diusung PDIP, PKB dan PPP itu memiliki keuntungan karena sosok Elin-Maman yang sudah banyak dikenal masyarakat.

Baca Juga : APK Telat, Pasangan AKUR Komplain

Begitupun dengan paslon Doddy Imron Cholid-Pupu Sari Rohayati yang diusung Partai Gerindra, Partai Golkar dan Partai Hanura. Sosok Pupu yang pernah berkecimpung di lingkup birokrasi Bandung Barat setidaknya sering bersua masyarakat.

"Jadi, saya kira semua calon kuat. Hanya saja menurut saya yang menang adalah yang bisa menguasai pemilih milenial," tutur Arlan.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat, Iwan Setiawan mengklaim, popularitas pasangan Akur terus menanjak.
"Setelah sebulan kampanye berjalan, sekarang elektabilitas dan popularitas pasangan Akur terus naik. Itu capaian yang luar biasa," katanya.

Baca Lainnya