Sabtu, 17 Maret 2018 14:49

Daftar Pemilih Sementara Pilgub Jabar 2018 sebesar 31,7 Juta

Reporter : Jumadi Kusuma
Rapat Pleno terbuka Rekapitulasi DPS pada Pilgub Jabar 2018 di Aula Setia Permana Jl. Garut, Kota Bandung, yang berakhir Sabtu dinihari (17/3/18).
Rapat Pleno terbuka Rekapitulasi DPS pada Pilgub Jabar 2018 di Aula Setia Permana Jl. Garut, Kota Bandung, yang berakhir Sabtu dinihari (17/3/18). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Total jumlah dps (Daftar pemilih Sementara) untuk Pilgub Jabar 2018 mencapai 31.708.330 juta. Data itu merupakan hasil penetapan kpu Jawa Barat pada acara Rapat pleno terbuka Rekapitulasi DPS pada Pilgub Jabar 2018 di Aula Setia Permana Jl. Garut, Kota Bandung, yang berakhir Sabtu dinihari (17/3/18).

Para pemilih terdiri atas 15.941.296 laki-laki dan 15.767.034 perempuan. Para pemilih tersebar di 627 kecamatan, 5.957 desa/kelurahan, dan akan memilih di 74.944 TPS. Khusus pemilih disabilitas belum ditetapkan karena dinilai masih belum lengkap.

Baca Juga : Para Elit Politik Dilarang Dompleng APK Pilgub 2018

Menurut Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat, data pemilih penyandang disabilitas diperlukan untuk pemetaan logistik, karena berkaca pada Pilgub 2013 lalu masih banyak kebutuhan mereka yang mubadzir atau tidak terdistribusikan dengan baik.

Kendala yang dihadapi saat melakukan coklit, menurut Yayat antara lain kesulitan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) mengakses lokasi-lokasi tertentu seperti Al Zaitun di Kabupaten Indramayu.

Baca Juga : Analisis Survei Pasca Debat Publik Pilgub Jabar 2018

"Oleh karena itu kami mendorong KPU dan Panwaslu setempat melakukan koordinasi dan mengkomunikasikan kewajiban tersebut kepada para pihak terkait," ujarnya.

Sementara itu Komisioner Bawaslu, Wasikin Marzuki menyoroti beberapa hal yang dinilainya penting.

Baca Juga : Gerindra 'Keukeuh' Usung Prabowo Sebagai Capres dan Akan Turun Pada Pilkada Jabar 2018

"Adanya 20 petugas PPDP yang tidak melaksanakan tugas dengan baik, kesalahan cetak stiker dan leaflet, perbedaan data pemilih non-KTP elektronik versi Disdukcapil dengan KPU, data disabilitas, dan adanya PPDP yang tidak bisa masuk ke kawasan tertentu seperti Al Zaitun dan apartemen-apartemen khususnya di Bekasi", sorotnya.

Namun secara umum, Wasikin mengapresiasi kinerja jajaran KPU Jabar yang telah bekerja maksimal. Apresiasi juga disampaikan tim kampanye keempat paslon, dengan beberapa catatan yang pada dasarnya hampir mirip dengan catatan Bawaslu.

Rapat pleno tersebut dihadiri Bawaslu dan Panwaslu dan Komisioner KPUD Kabupaten/Kota, dan Tim Kampanye Paslon.

Baca Lainnya