Kamis, 9 Mei 2019 11:49

Caleg PPP di Cimahi Ketiban Apes OTT Romi dan Isu Agama di Pilpres 2019

Reporter : Fery Bangkit 
Ketua DPC PPPP Kota Cimahi, Agus Solihin
Ketua DPC PPPP Kota Cimahi, Agus Solihin [ferybangkit]

Limawaktu.id - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) harus gigit jari pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Sebab, raihan kursi di DPRD Kota Cimahi berkurang dari Pileg 2014.

Pileg lima tahun lalu, partai berlambang ka'bah itu berhasil mengirimkan lima Caleg. Bahkan, berhak atas jatah Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi. Tapi melihat suara Pileg tahun ini, kemungkinan hanya ada tiga nama yang lolos, dan jatah pimpinan pun lepas.

Baca Juga : Usut Kasus Dugaan Money Politic Hingga Pelanggaran Pemilu 2019, Bawaslu KBB Bakal Periksa Puluhan Saksi

Berdasarkan data Form DB1-DPRD Kabupaten/Kota, tiga nama yang memperoleh suara terbanyak dari PPP adalah Eddy Sofyan dari Dapil 6 dengan raihan 2.978 suara. Disusul Neng Cucu dari Dapil 4 dengan 1.869 suara, kemudian Agus Solihin dari Dapil 5 dengan 1.705 suara.

Sementara untuk raihan suara partinya berdasarkan formulir DB-1 pun cukup anjlok. Dari Dapil 1 mereka hanya meraup 333 suara, Dapil 2 sebanyak 288 suara, Dapil 3 dengan 723 suara, Dapil 4 meraih 529 suara, Dapil 5 meraih 472, dan Dapil 6 meraih 454 suara.

Baca Juga : Caleg Petahana Masih Dominasi Raihan Suara Tertinggi di Kota Cimahi, Artis Kirana Larasati Berapa Suaranya?

Ketua DPC PPPP Kota Cimahi, Agus Solihin mengatakan, ada sejumlah alasan mengapa suara partainya itu turun drastis dibandingkan Pileg 2019. Pertama karena kasus tertangkapnya Ketua Umum PPP, Romahurmuziy oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Di lain sisi kita dari dampak Pilpres yang pertama kena negatifnya itu PPP. Khususnya di Cimahi ini kan kental sekali dengan isu agama yang diisukan di Pilpres ini sehingga PPP yang rontok (suaranya)," kata Agus saat dihubungi via sambungan telepon, Kamis (9/5/2019).

Baca Juga : Data Lengkap Perolehan Suara Caleg DPRD Kota Cimahi

Dikatakannya, awa-awal pihaknya optimis suara PPP di Kota Cimahi bakal bertahan, bahkan cenderung naik. Tapi karena adanya isu agama yang dimainkan dalam Pilpres, kemudian Ketua Umum PPP tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) menjelang Pemilu, alhasil raihan suara PPP pun turun drastis.

Dikatakan Agus, berbagai permasalahan yang muncul saat musim tahun politik itu jelas kurang menguntungkan bagi partainya. "Kita masih bersyukur bertahan di tiga kursi dari 5 kursi. Turun 2 (dua) kursi (dari Pileg 2014)," katanya.

Atas permasalahan yang ada, lanjut Agus, DPC PPP Kota Cimahi sangat mendukung untuk segera diadakan Mukhtamar Luar Biasa. Sebab, kata dia, kondisi sekarang ini harus segera dibenahi untuk kemajuan PPP ke depannya. 

Baca Lainnya