Rabu, 10 Januari 2018 18:50

Bobot Cagub Menjadi Pertimbangan Hanura Gabung di Koalisi

Reporter : Bubun Munawar
Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat, Aceng Fikri (tengah) melakukan kunjungan ke DPC Partai Hanura Kota Cimahi.
Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat, Aceng Fikri (tengah) melakukan kunjungan ke DPC Partai Hanura Kota Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Jawa Barat Aceng Fikri meminta kader dan pengurus Partai Hanura di Kota Cimahi untuk meraparkan barisan memasuki tahun politik 2018 dan 2019. Hal itu disampaikan Aceng Fikri, usai melakukan kunjungan ke DPC Partai Hanura Kota Cimahi Rabu (10/1).

Meunrut Aceng, memasuki tahun politik, kader Hanura diminta untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan menghadapi hajatan politik tersebut.

Sementara terkait dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Aceng mengatakan, pengusungan Ridwan Kamil dan UU Ruzhanul Ulum dilakukan melalui pertimbangan bobot Cagub maupun Cawagub yang diusung partai koalisi.

“Pertimbangan bobot dan hasil survey menentukan bagi kami dalam pengusungan Cagub dan Cawagub ini,” sebutnya.

Dia meminta kader Hanura di Kota Cimahi untuk menjaga kebersamaan untuk menghadapi Pilgub, Pileg 2019 dan Pilpres.

“Saat ini kita harus menjaga kekompakan, karena tahun ini adalah tahun kerja untuk menghadapi Pemilu baik Pilgub Jabar, Pileg dan Pilpres agar raihan suara Hanura bisa lebih meningkat,” paparnya.

Sementara, Ketua DPC Partai Hanura Kota Cimahi Suhadi menyebutkan, menghadapi Pilgub 2018, DPC Partai Hanura Kota Cimahi menyiapkan sedikitnya 600 saksi yang akan diterjunkan pada Pilgub 2018.

“Kami juga mengapresiasi kunjungan Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat ini. Dalam kunjungannya, pak Aceng sudah memberikan arahan dan motivasi kepada kami dan para kader untuk menjaga kondusifitas di internal partai,” pungkasnya. (bun)

Baca Lainnya