Kamis, 25 April 2019 13:03

Bertambah!Pahlawan Pemilu jadi Pasien Rumah Sakit, Kali ini Masuk ICU

Reporter : Fery Bangkit 
Ganjar Kosasih (55) Anggota PPS masih terbaring di Ruang ICU saat ditemui Kamis (25/4/2019).
Ganjar Kosasih (55) Anggota PPS masih terbaring di Ruang ICU saat ditemui Kamis (25/4/2019). [ferybangkit]

Limawaktu.id - Ganjar Kosasih (55) menambah daftar penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kota Cimahi yang terpaksa harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat.

Warga Jalan Margaluyu RT 02/02 Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi itu mengalami kelelahan saat bertugas melakukan rekapitulasi surat suara Pilpres dan Pileg. Ganjar dilarikan ke Intensif Care Unit (ICU) RSUD Cibabat, Rabu (24/4/2019), pagi.

Baca Juga : Hingga Pagi Tadi, Jokowi-Ma'ruf Amin Masih Keok di Cimahi

Saat ditemui Kamis (25/4/2019), Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Cimahi itu masih terbaring di Ruang ICU. Selang alat bantu pernafasan masih menempel dihidungnya.

"Ini kelelahan, terlalu cape," tutur Ganjar.

Baca Juga : Apakah KPU Cimahi Sudah Patuhi PKPU 3/2019 Pasal 61?

Ia menuturkan, Selasa (23/4) dirinya masih bertugas melakukan penghitungan suara di Gor Sangkuriang khusus PPS Kelurahan Cimahi, yang jumlahnya mencapai 38 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ganjar pulang ke rumahnya sekitar pukul 23.00 WIB.

"Besok paginya (Rabu, 24/4), pas mau mandi karena akan ke Gor Sangkuriang lagi, langsung pusing, sesak nafas, gak bisa jalan. Langsung harus ke ICU," terangnya.

Baca Juga : Ramdan Tumbang Setelah Bertugas Siang Malam di TPS Cipageran

Menurutnya, tugas pada Pemilu kali ini sangat berat, karena dilakukan seraca serentak, yaitu Pilpres dan Pileg. Total ada lima jenis pemilihan, yang meliputi Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Sebelum pelaksanaan pemungutan dan penghitungan surat suara pun, lanjut Ganjar, semua anggota juga sudah bekerja keras seperti melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) secara roadshow bagi 38 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kelurahan Cimahi.

Baca Juga : Kondisi Membaik, Anggota KPPS di Kota Cimahi Diperbolehkan Pulang

"Saya kan dari tahun 2009. Dulu itu jadi pengawas, 2014 baru di PPS, tahun ini juga sama. Lebih berat sekarang, jauh. Sangat melelahkan. Pulang hampir tiap hari jam 11 atau 12 malam," tandasnya. 

Selain Ganjar, ada dua penyelenggara Pemilu lainnya yang sempat dirawat di RSUD Cibabat. Yaitu Rahmdan Suryanata (28) dari KPPS di Kelurahan Cipageran dan Mia Rosmiati (35) dari KPPS di Kelurahan Citeureup. Keduanya sudah diperbolehkan pulang. 

Direktur Utama RSUD Cibabat, Trias Nugrahadi menjelaskan, semua penyelenggara Pemilu yang masuk di RSUD Cibabat gejala nya hampir sama, yaitu asma. Sehingga ketika pasein itu mengalami kelelahan saat bertugas, penyakit itu kambuh.

"Gejalanya yang jelas asma. Jadi mereka kelelahan timbul penyakit. Ada bawaan asma," terangnya.

Khusus Ganjar, beber dia, terpaksa harus dilarikan ke Ruang ICU karena pasien mengalami hipertensi dan diindikasikan mengalami serangan jantung. Jika kondisinya hari ini semakin membaik, pasien akan langsung dipindahkan ke ruang inap.

"Ada gangguan jantung karena hipertensi. Dia kecapean. Sekarang sudah membaik dan mungkin kalau hari ini stabil, sudah baik akan ke ruangan (inap)," jelasnya.

Baca Lainnya