Senin, 22 Januari 2018 5:06

Berjaya di Pileg dan Pilkada, Cimahi Ditargetkan jadi Lumbung Suara Kang Hasan-Anton di Pilgub Jabar 2018

Ditulis Oleh Fery Bangkit 
Tubagus Hasamudin bakal calon gubernur Jabar berfoto bersama warga Cimahi.
Tubagus Hasamudin bakal calon gubernur Jabar berfoto bersama warga Cimahi. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Kota Cimahi akan dimanfaatkan pasangan Bakal Calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan untuk mendulang suara.

Hal tersebut dikatakan Kang Hasan, sapaan akrab Tubagus Hasanudin saat menyapa warga Kota Cimahi di Lapangan Brigif, Minggu (21/1/2018).

“Saya pernah bertugas di sini (di Cimahi). Mantan-mantan anggota saya ribuan di sini, termasuk istri-istrinya. InsyaAlloh (bisa menyumbang suara),” ujar Anggota DPR RI tersebut.

Tubagus Hasanudin sendiri merupakan pensiunan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sementara Kota Cimahi merupakan basis militer. Sekitar 30% wilayah Cimahi diisi oleh militer.

Tak heran, jika pasangan yang mengatasnamakan HASANAH (Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan) itu berharap bisa mendulang suara banyak di Kota Cimahi.

Harapan semakin besar. Pasalnya, PDI Perjuangan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 berjaya di Kota Cimahi.

Pada Pileg 2014, PDI Perjuangan berjaya dengan tujuh kursi di Dewan Perwakilan Rakya Daerah (DPRD). Sementara pada Pilkada 2017, partai berlambang banteng tersebut berhasil mengantarkan Ajay Muhammad Priatna-Ngatiyana menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Periode 2017-2022.

Kini, dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 pun, Tubagus Hasanudin optimis bisa meraih kesuksesan bersama PDI Perjuangan dan pasangannya Anton Charliyan.

“Saya selalu percaya diri. Kehidupan saya ditempa percaya diri,” ujar TB Hasanudin.

Menurut Tubagus, di Jawa Barat ini membutuhkan perbaikan pembangunan. Namun, pembangunan itu sendiri harus disokong dengan jaminan keamanan.

“Makannya saya mengerti masalah pembangunan. Kemudian Pak Anton masalah keamanan,” ucap pria yang juga menjabat Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat itu.

Dalam Pilgub Jawa Barat 2018 ini, PDI Perjuangan harus bertarung sendirian alias single fighter. Pasalnya, PDI Perjuangan tidak memiliki mitra koalisi partai. Dengan syarat kursi 20% di DPRD Jawa Barat, partai besutan Megawati Soekarnoputri itu menjadikan Tubagus Hasanudin-Anton Charlian sebagai jagoannya di Pilgub Jawa Barat yang akan berlangsung 27 Juni 2018.

PDI Perjuangan akan dikepung partai koalisi PPP, PKB, Partai NasDem dan Partai Hanura yang mengusung Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. Kemudian koalisi PKS, PAN dan Partai Gerindra yang mengusung Sudrajat-Ahmad Syaikhu serta koalisi Partai Golkar dan Partai Demokrat yang mengusung Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Untuk meningkatkan popularitasnya, Tubagus Hasanudin mengungkapkan, sudah menyapa warga di sekitar 11 kabupaten/kota di Jawa Barat.