Kamis, 4 Januari 2018 15:09

Begini Kesibukan Disdukcapil Kota Cimahi Jelang Pilgub Jawa Barat 2018

Reporter : Fery Bangkit 
Pegawai Disdukcapil Kota Cimahi mengentri data KTP elektronik.
Pegawai Disdukcapil Kota Cimahi mengentri data KTP elektronik. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (disdukcapil) Kota cimahi memiliki Pekerjaan Rumah (PR) untuk menyelesaikan perekaman 40 ribu Kartu Tanda Penduduk Elektronik (ktp-el).

40 ribu data KTP-el tersebut khusus untuk Pemilihan Gubernur (pilgub) Jawa Barat 2018 dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Data yang dikirim dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) itu harus tuntas direkam hingga tahun politik 2019 mendatang.

Baca Juga : Nelayan Jabar Sodorkan Susi & Ono untuk Maju Pilgub Jabar

"Kita sedang percepatan perekaman untuk Pilgub dan Pilpres," ujar Tri Lospala, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kota Cimahi, saat ditemui di Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Kamis (4/1/2018).

Dijelaskan Tri, sejak jumlah data tersebut diterima tahun 2016 lalu, ada beberapa temuan masalah di pemerintah pusat. Di antaranya, tidak ditemukannya Nomor Induk Kependudukan (NIK) meski data tersebut sudah dilakukan perekaman.

Baca Juga : Deddy Mizwar Tunggu Restu PAN dan PKS

"Yang mandeg diserver kita sekitar 20 ribuan (data). 20 ribu itu sudah direkam, tapi gak keluar NIK-nya," jelasnya.

Perihal pemilih yang belum terekam, diperkirakan dari 40 ribu tersebut, ada sekitar 15 ribu data yang belum melakukan perekaman KTP-el. Data masih bisa berubah seiring dengan bertambahnya usia pemilih pemula.

Perihal server, ia memastikan sampai saat ini masih dalam keadaan stabil. "Kalau server kita tergantung di pusat. Tapi sejauh ini lancar," tandas Tri. (kit)

Baca Lainnya