Senin, 25 Maret 2019 10:30

Bawaslu Kecewa Sebab Peserta Pemilu Acuh STTP Kampanye Akbar

Reporter : Fery Bangkit 
ilustrasi.
ilustrasi. [net]

Limawaktu.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cimahi menyatakan siap melakukan pengawasan ketat dalam proses rapat umum atau kampanye terbuka Pemilu 2019.

Kampanye akbar bakal berlangsung 24 Maret hingga 13 April mendatang. Kampanye akbar itu akan melibatkan semua parpol dari koalisi pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dan koalisi pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno. Termasuk para calegnya.

Baca Juga : Simulasi Pemilu 2019 di Cimahi:Dibayar Rp 50 Ribu, Pemilih Masih Kebingungan Cara Nyoblos

"Kita akan tetap lakukan pengawasan ketat. Apalagi kan ini kampanye akbar," kata Ketua Bawaslu Kota Cimahi, Jusapuandy.

Namun, ia menyayangkan sikap para peserta Pemilu 2019 di Kota Cimahi. Sebab, hingga H-1 pelaksanaan kampanye terbuka, belum ada satupun peserta yang melaporkan tembusan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) kepada Bawaslu Kota Cimahi.

Baca Juga : Kampanye Terbuka Pemilu 2019 Dimulai Besok, KPU KBB dan Kota Cimahi Kompak Bilang Begini

Padahal, dalam regulasi seperti yang tercantum dalam Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu, peserta harus membuat laporan kepada kepolisian, yang ditembuskan kepada KPU dan Bawaslu setempat. 

"Belum ada masuk. Regulasinya satu hari sebelum pelaksanaan," tegasnya.

Baca Juga : Koalisi Jokowi Maupun Prabowo Belum Laporkan STTP Kampanye Terbuka di KBB, Padahal......

STTP, kata dia, merupakan salah satu acuan bagi pihaknya untuk melakukan pengawasan. Jika tak ada tembusan, bisa saja pihaknya mengeluarkan rekomendasi pembubaran kampanye.

"Apalagi kalau sudah mengganggu keamanan dan ketertiban," tandasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Cimahi, Mochamad Irman menjelaskan, sesuai jadwal dari KPU RI, Kota Cimahi masuk zona A dalam kampanye rapat umum ini. Selama waktu pelaksanan, koalisi pasangan nomor urut 01 akan mendapatkan jatah 10 hari dan pasangan nomor urut 02 mendapatkan jatah 10 hari.

"Jadi dibagi dua hari. Untuk hari pertama dan kedua nomor urut 02 dulu," terangnya.

Ada empat lokasi yang akan menjadi titik fokus kampanye terbuka Pemilu 2019 ini. Yaitu di Lapangan Sangkuriang, Lapangan Poral, Lapangan Cibaligo dan Lapangan Cigugur Tengah.

Baca Lainnya