Rabu, 24 Januari 2018 12:01

Bawaslu Jabar Periksa 18 ASN dan Kepala Desa

pilgub jabar 2018
pilgub jabar 2018 [Net]

Limawaktu.id, - Sebanyak 18 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga menjadi Tim sukses salah satu bakal pasangan calon di Pilgub Jawa Barat (Jabar) 2018. Untuk itu, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Jabar tengah memeriksa para ASN tersebut untuk mengklarifikasi dugaan tersebut.

Selain memeriksa 18 ASN, Bawaslu pun meminta keterangan sejumlah kepala desa yang hadir pada deklarasi dukungan terhadap pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi di Sasana Budaya Ganesha, Kota Bandung, belum lama ini. Keterangan tersebut dikatakan oleh Ketua Bawaslu Jabar, Harminus Koto, di Bandung.

Menurut Harminus, timnya telah menemukan 18 ASN yang terlibat Politik. Mereka berasal dari tiga Kabupaten/Kota di Jabar. Selain itu, ia juga menuturkan jika panitia pengawas pemilu (Panwaslu) menemukan sembilan orang PNS dan tujuh Kepala Desa di Majalengka, satu orang PNS dari Kota Banjar dan satu orang PNS Kota Tasikmalaya. 

"Para PNS itu kedapatan ada dalam deklarasi bakal paslon tertentu. Kami memastikan ada dua ASN yang ditemukan di Media Sosial facebook. Sisanya temuan Panwaslu langsung. Mereka terliat deklarasi bapaslon," kata Harminus saat memberikan keterangannya, Rabu (24/1).

Dia pun menambahkan, bahwa dirinya telah memanggil dan meminta klarifiksi terhadap beberepa PNS yang terliat deklarasi bakal paslon. Setelah semuanya diklarifikasi, sehingga temuan tersebut akan dilaporkan kepada pihak yang berwenang untuk diproses sesuai aturan yang berlaku. "Mereka sudah di panggil lagi, proses dan klarifikasi kami sudah ada bukti, sehingga tidak mungkin berdalih lagi. Dalam waktu dekat kami akan laporkan bukti-bukti itu," ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan peraturan yang berlaku, PNS harus bersikap netral dalam pilkada. Sehingga, PNS yang terbukti terlihat kampanye atau kegiatan politik lainnya yarus ditindak secara tegas, pungkasnya.