Selasa, 12 Maret 2019 15:24

Bawaslu Cimahi Minta KPU Tambah Petugas Sorlip, ini Sebabnya!

Reporter : Fery Bangkit 
Truk Pengangkut Surat Suara Pemilihan Legislatif (Pileg) Untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI 2019 Tiba Di Kota Cimahi.
Truk Pengangkut Surat Suara Pemilihan Legislatif (Pileg) Untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI 2019 Tiba Di Kota Cimahi. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cimahi menilai, jumlah petugas sortir lipat surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) khusus di Kota Cimahi kurang ideal jika dibandingkan dengan jumlah surat suara.

Seperti diketahui, dalam penyortiran surat suara tahun ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi hanya menyiapkan 200 petugas sortir lipat. 

Baca Juga : Daerah Lain Sudah Mulai Pelipatan Surat Suara Pemilu 2019, di Kota Cimahi Apa Kabar?

"Iya belum ideal. Harus ditambah lagi. Misalnya tambahannya 100 orang," kata Komisioner Bawaslu Kota Cimahi, Ahmad Yasin, Selasa (12/3/2019).

Dikatakannya, tugas sortir dan pelipatan surat suara di Kota Cimahi cukup berat. Sebab, selain jumlahnya yang lumayan banyak, waktu juga semakin mendekati pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2019.

Baca Juga : KPU Cianjur Temukan Tiga Ribu Kertas Suara Pemilu Rusak 

Sementara sejauh ini, baik sortir dan lipat sama sekali belum dimulai karena belum mendapatkan gedung. Padahal, surat suaranya sudah mulai dikirim sejak akhir bulan lalu.

"Mengingat waktu yang semakin mepet. Iya, kita minta segera lakukan sortir lipat,” tegasnya.

Baca Juga : Sortir Lipat Jutaan Surat Suara di Cimahi, Petugas Hanya Dibayar Rp 75 Perak/Lembar

Selanjutnya, kata Ahmad, pihaknya juga meminta data-data para petugas sortir lipat kepada KPU. Pihaknya akan melakukan pengecekan, dikhawatirkan ada petugas yang terlibat dalam keanggotaan partai politik.

"Kita akan cek ke lapangan ditakutkan petugas sorlip (sortir) lipatnya pendukung partai. Kan gak boleh," tandasnya.

Baca Lainnya