Sabtu, 23 Desember 2017 20:50

Bapaslon Independen Geruduk KPU Kota Bandung

Ditulis Oleh Jumadi Kusuma
DURIAT bersama puluhan pendukungnya mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung.
DURIAT bersama puluhan pendukungnya mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Bakal pasangan calon (Bapaslon) independen Walikota dan Wakil Walikota Bandung Donny Mulyana Kurnia (DMK) dan Yayat Rustandi (Yayat) atau DURIAT bersama puluhan pendukungnya mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung. Mereka menduga adanya pelanggaran aturan dalam proses verifikasi faktual terhadap berkas dukungan e-KTP.

Menurut DMK, KPU Kota Bandung yang dibantu oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) tidak melakukan verifikasi faktual terhadap semua berkas dukungan E-KTP DURIAT, "Atas dasar data pembanding Dinas Kependudukan (Disduk) yang mengklasifikasikan dukungan e-KTP menjadi Memenuhi Syarat (MS), Belum Memenuhi Syarat (BMS) dan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), KPU mencoret atau tidak melakukan verifikasi faktual terhadap dukungan yang termasuk dalam kategori TMS".

Pencoretan dukungan tersebut menurutnya tidak benar,"Data Disduk hanya alat bantu, bukan berarti menggugurkan verifikasi faktual, karena dalam aturan sama sekali tidak ada klausul yang menyatakan bahwa hanya yang MS dan BMS saja yang diverifikasi faktual".

Untuk itu DURIAT menuntut KPU Kota Bandung untuk melakukan verifikasi faktual terhadap semua dukungan termasuk yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS),"KPU sangat merugikan DURIAT, karena yang TMS pun sesungguhnya orangnya ada, hanya karena kesalahan teknis, human error dalam proses input data", tandasnya.(jk)

Rustan Abubakar Al Iskandari
Rustan Abubakar Al Iskandari

Hadduuuh

23 Desember 2017 14:38 Balas