Rabu, 13 Maret 2019 16:19

Banyak APK Terpasang di Taman, Begini Respon DPKP Cimahi

Reporter : Fery BangkitĀ 
Rabu (13/3/2019), personel Satpol PP perlahan kembali menertibkan APK yang melanggar.
Rabu (13/3/2019), personel Satpol PP perlahan kembali menertibkan APK yang melanggar. [istimewa]

Limawaktu.id - Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi menyayangkan taman-taman trotoar di Kota Cimahi digunakan untuk memasang Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Pasalnya, propaganda politik itu menutupi taman-taman seperti di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Kebon Kopi. Selain menjadi sampah visual, tentunya pemasangan APK seperti spanduk, baliho dan lain-lain itu melanggar aturan.

Baca Juga : Sortir Lipat Jutaan Surat Suara di Cimahi, Petugas Hanya Dibayar Rp 75 Perak/Lembar

"Iya sangat disayangkan. Kan harusnya gak boleh, selain tentunya jadi pencemaran visual," kata Kepala Seksi Pertamanan dan Dekorasi pada DPKP Kota Cimahi, Mira Nurmeita Gantini saat dihubungi via pesan singkat, Rabu (13/3/2019).

Dikatakannya, pihaknya kerap melaporkan keberadaan APK yang terpasang pada taman itu kepada Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi. Sebab, kata dia, merekalah yang berwenang untuk menertibkan APK yang menjadi sampah visual itu.

Baca Juga : Bawaslu Cimahi Minta KPU Tambah Petugas Sorlip, ini Sebabnya!

"Itu kan ranahnya Satpol PP (untuk menertibkan). Kita laporan rutin ke Satpol," ujar Mira.

Ke depan, pihaknya berharap agar semua elemen agar bijak dalam memasang propaganda-propaganda. Bukan hanya propaganda politik, tapi juga propaganda komersil. Ia meminta taman tidak dijadikan lagi area pemasangan.

"Iya mesti dipikirkan lagi ke depannya untuk media promosi yang efektif dan tentunya tidak jadi pencemaran visual lagi," tandasnya.

Baca Lainnya