Rabu, 7 Februari 2018 16:15

Balon Wakil Gubernur ini Komentari Maraknya Penganiayaan Terhadap Ustadz

Reporter : Fery Bangkit 
Balon Wakil Gubernur Komentari Maraknya Penganiayaan Terhadap Ustadz
Balon Wakil Gubernur Komentari Maraknya Penganiayaan Terhadap Ustadz [Limawaktu]

Limawaktu.id - Bakal Calon (Balon) Wakil Gubernur Jawa Barat Ahmad Syaikhu meminta agar masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Apalagi yang berhubungan dengan agama.

Terlebih lagi, saat ini masyarakat Jawa Barat akan menghadapi tahun politik, yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 2018.

"Kita harus yakinkan kepada masyarakat jika ada hal seperti itu jangan juga kemudian akhirnya jadi merasa takut. Tapi justru harus ada kebersamaan di antara masyarakat untuk saling menjaga lingkungan sekitar," katanya, usai melakukan Silaturahmi dengan warga Padasuka Cimahi di Mesjid Usman Dhomiri Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah, Rabu (7/2/2018). 

Seperti diketahui, sejak adanya kejadian penganiayaan terhadap ustadz di daerah Kabupaten Bandung, memang banyak beredar isu di medsos yang menyebutkan adanya kejadian serupa. Padahal menurutnya, banyak juga kabar tersebut yang sebenarnya hanya berita hoax. 

Meski begitu, menurutnya, kejadian tersebut bukan bagian dari pengalihan isu Pilkada. Ia tidak mengetahui apakah maksud dari kejdian itu memang sebagai teror Pilkada atau bukan. Pasalnya, selama ini kejadian tersebut belum pernah terjadi pada ajang Pilkada sebelumnya.

"Yang jelas selama pilkada Jabar belum pernah terjadi hal seperti ini. Mudah mudahan pilkada 2018 juga tidak ada hal yang masuk gejolak-gejolak istimewa," bebernya.

Namum demikian, Syaikhu berharap kepada aparat keamanan untuk betul betul bisa menangkap pelaku dan penyebar isu isu hoax. Tidak hanya itu, Syaikhu juga berharap aparat keamanan bisa cepat mengklarifikasi hingga tuntas, agar timbul perasaan tenang dimasyarakat. 

"Yang jelas bisa langsung ketahuan apakah pelaku tersebut memang betul gila atau yang sekedar mengaku gila. Ini memang harus tuntas," ucapnya.