Senin, 13 November 2017 0:32

Bacaleg Hanura Harus Punya 300 Pendukung

Reporter : Bubun Munawar
Ketua dan Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Cimahi memberikan paparan kepada peserta Diklat kader partai.
Ketua dan Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Cimahi memberikan paparan kepada peserta Diklat kader partai. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Bakal Calon Anggota Legislatif dari Partai Hanura diharuskan memiliki syarat dukungan dari calon pemilihnya.

Menurut Ketua DPC Partai Hanura Kota Cimahi Suhadi, selain memenuhi persyaratan administratif, bacaleg Partai Hanura sedikitnya harus memiliki 300 calon pemilih, yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Anggota (KTA) Partai Hanura. "Ketentuan tersebut berlaku bagi bacaleg yang akan mendaftarkan diri di Pemilu 2019, sesuai hasil rapat di DPD Partai Hanura Jawa Barat," ungkap Suhadi, disela pelaksanaan Pendidikan dan Latihan kader Partai Hanura Kecamatan Cimahi Tengah, Minggu (12/11).

Menurut dia untuk meningkatkan mutu dan wawasan kader Partai Hanura, pihaknya juga menggelar Diklat bagi para pengurus di tingkat DPC, PAC dan Ranting. "Kami sudah dua kali menggelar Diklat kader ini, pada hari ini kami memberikan pemahaman dan wawasan soal partai kepada pengurus dan anggota Partai Hanura di Kecamatan Cimahi Tengah," sebutnya.

Sedangkan Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Cimahi Deni Ardiansyah mengatakan, pelaksanaan Diklat kader ini menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas para kader partai. Bagi Bacaleg, sudah pernah mengikuti Diklat ini menjadi salah satu persyaratan dalam menentukan lolos tidaknya kader partai yang akan ikut meramaikan Pemilihan Anggota Legislatif Kota Cimahi 2019. "Nantinya, salah satu persyaratan untuk bisa menjadi caleg adalah pernah mengikuti Diklat yang dilaksanakan oleh partai, " jelasnya.

Sementara, Bendahara DPC Partai Hanura Kota Cimahi Asep Ricky Cahya menyebutkan, pelaksanaan Diklat kader partai ini dilaksanakan dengan dana bantuan partai politik yang dialokasikan oleh Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang). "Bantuan dana parpol dari APBD yang diberikan kepada parpol peraih kursi di DPRD Kota Cimahi alokasinya 60 persen untuk pendidikan politik seperti yang kami laksanakan ini, 40 persen sisanya digunakan untuk kepentingan kesekretariatan parpol," pungkasnya.(bun)*