Sabtu, 21 Juli 2018 18:19

Bacaleg di Kota Cimahi Terancam Dicoret, ini Alasannya

Reporter : Fery Bangkit 
'Penyerahan Hasil Verifikasi Daftar Bakal Calon Angggota DPRD Kota Cimahi pada Pemilu 2019' di Sekretariat KPU Kota Cimahi, Jln. Pesantren, Sabtu (21/7/2018).
'Penyerahan Hasil Verifikasi Daftar Bakal Calon Angggota DPRD Kota Cimahi pada Pemilu 2019' di Sekretariat KPU Kota Cimahi, Jln. Pesantren, Sabtu (21/7/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Sebanyak 570 Bakal Calon Legislatif (bacaleg) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kota cimahi telah terverifikasi.Sebanyak 354 merupakan Bacaleg laki-laki, sedangkan Bacaleg perempuan mencapai 216 orang.

Jumlah tersebut didapat dari 14 partai politik (parpol) yang mendaftarkan Bacalegnya pada 4-17 Juli kemarin. Rinciannya, Partai Golkar, Partai NasDem, PKS, Partai Demokrat, Partai Perindo, PKB, PDIP, PAN, PSI, PBB, PPP, Partai Hanura, Partai Garuda dan Partai Gerindra mendaftarkan 45 kadernya, sementara tiga parpol tidak mendaftarkan kadernya secara penuh.

Baca Juga : Alhamdulillah....Daftar Bacaleg sudah, Tinggal Tahapan Berikutnya

"Partai Garuda hanya mendaftarkan 22 Bacaleg, PBB 11 Bacaleg dan PSI 42 Bacaleg," terang Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota CImahi, Dadan Fadilah Rivai sat ditemui disela-sela 'Penyerahan Hasil Verifikasi Daftar Bakal Calon Angggota DPRD Kota Cimahi pada Pemilu 2019' di Sekretariat KPU Kota Cimahi, Jln. Pesantren, Sabtu (21/7/2018).

Berdasarkan hasil verifikasi, terang Dadan, rata-rata kekurangan syarat Bacaleg untuk semua partai politik itu paling dominan adalah ijazah yang belum dilegalisir. Selain itu, aja juga kekurangan lainnya seperti tidak menyertakan foto.

Baca Juga : Minat Masyarakat jadi Bacaleg Menurun Drastis

"Terus (surat) pengadilan juga masih yang fotocopy, harusnya asli," tegasnya.

Dadan menjelaskan, setelah berkas diserahkan, semua partai politik dan Balacegnya harus memperbaiki catatan kekurangan berdasarkan verifikasi yang dilaksanakan pihaknya.

Baca Juga : Inilah Jumlah Bacaleg di Kota Cimahi, PBB Paling Sedikit

"Kita diberikan kesempatan sampai tanggal 31 Juli untuk melengkapi data bacaleg tersebut," terangnya.

Ditegaskannya, jika hingga 31 Juli Bacaleg dan parpol tidak melengkapi kekurangan Bacalegnya, mereka otomatis akan dicoret sebagai Bakal Calon Anggota DPRD Kota Cimahi periode 2019-2024.

Baca Juga : Minim Kesadaran Caleg jadi Sumber Sampah Visual di Kota Cimahi

"Apabila pada saatnya mereka tidak memperbaiki data tersebut, calon bisa dicoret," kata Dadan.

Setelah tahapan perbaikan persyaratan berdasarkan hasil verifiaksi dari KPU Kota Cimahi yang akan berlangsung hingga 31 Juli, maka tahapan selanjutnya adalah verifikasi terhadap perbaikan daftar calon dan syarat calon pada 1-17 Agustus 2018.

Baca Juga : Hasil Verifikasi Bacaleg di Cimahi: dari Ijazah Hingga Surat Pengadilan

Setelah proses perbaikan, maka tahapan selanjutnya adalah penyusunan dan penetapan Daftar Calon Sementara (DCS), sebelum akhirnya diumumkan pada 12-14 Agustus 2018.

Setelah DCS DPRD Kota Cimahi periode 2019-2024, maka tahapan berikutnya adalah masukan dan tanggapan masyarakat yang dilaksanakan 12-21 Agustus. Lalu, pada 22-28 Agustus, ada tahapan permintaan klarifikasi kepada Parpol atas masukan dan tanggapan masyarakat terhadap DCS.

"Hasil klarifikasi dari Parpol kepada KPU dilaksanakan tanggal 29-31 Agustus," terang Dadan.

Tahapan selanjutnya, ialah pemberitahuan pengganti DCS pada 1-3 September. Bila ada penggantian DCS, KPU memberikan waktu pada 4-10 September. Pengganti DCS itu akan diverifikasi pada 11-13 September.

Selanjutnya, tahapan penyusunan dan penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) DPRD Kota Cimahi akan dilaksanakan 14-20 September. "Pengumuman DCT itu tanggal 21-23 September 2018," tandas Dadan.

Baca Lainnya