Rabu, 20 Maret 2019 19:01

APK Bergambar Ajay Langgar Etika dan Estetika

Reporter : Fery Bangkit 
APK bergambar Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna yang mengkampanyekan Joko Widodo-Ma'ruf Amin bertuliskan 'Pilih!!! Jokowi-Ma'ruf Amin'.
APK bergambar Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna yang mengkampanyekan Joko Widodo-Ma'ruf Amin bertuliskan 'Pilih!!! Jokowi-Ma'ruf Amin'. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Alat Peraga Kampanye (APK">APK) Pemilu">Pemilu 2019 di Kota Cimahi semakin semrawut. Selain melanggar Perda, secara etika dan estetika pun terlihat mencoreng.

Sebab, mayoritas propaganda politik itu dipasang pada pohon, tiang listrik dan fasilitas taman milik pemerintah. Hal itu jelas melanggar Perda Kota Cimahi Nomor 5 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum dan Perda Nomor 8 Tahun 2009 tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3).

Baca Juga : Petugas Sorlip di Cimahi Berguguran, KPU Kota Cimahi Bisa Apa?

Salah satu melanggar adalah APK bergambar Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna">Ajay M Priatna yang mengkampanyekan Joko Widodo-Ma'ruf Amin bertuliskan 'Pilih!!! Jokowi-Ma'ruf Amin'.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu">Bawaslu) Kota Cimahi mengatakan, Jusapuandy mengatakan, posisi Ajay dalam APK itu tidak menyalahi aturan mengingat di sana ia sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi.

Baca Juga : Target KPU Cimahi jadi Beban Petugas Sorlip, Sehari Hanya dapat Rp 80 Ribu

"Namun yang menjadi persoalan adalah etika pemasangan yang dipasang tidak pada tempatnya," kata Jusapuandy, Rabu (20/3/2019).

Secara keseluruah, klaim dia, Bawaslu dibantu Satpol PP serta unsur kepolisian dan TNI sudah menertibkan APK yang melanggar secara perlahan. Namun diakuinya belum secara menyeluruh hingga ke pedalaman.

Baca Juga : Terkendala Percetakan, Distribusi Surat Suara Pemilu Terlambat

"Nanti kita pasti akan tertibkan lagi bagi yang melanggar," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna mengatakan, sebagai kader dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi, ia jelas mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres April mendatang. 

Baca Juga : Bertemu Jokowi, FKUB Soroti Berita Hoaks

"Itu inisiatif dari teman-teman. Dari tulisan mengatasnamakan partai, bukan atas nama Wali Kota," katanya.

Ajay menampik bahwa yang mengatur tata letak pemasangan adalah dirinya. Ia hanya mengatakan akan memerintahkan unsur pendukung untuk menertibkan APK yang melanggar.

"Masang di lokasi mana bukan saya yang atur. Nanti soal spanduk saya kalau melanggar akan minta teman-teman partai untuk tidak pasang di lokasi yang melanggar," tandasnya.

Baca Lainnya