Selasa, 23 April 2019 17:43

Apakah KPU Cimahi Sudah Patuhi PKPU 3/2019 Pasal 61?

Reporter : Fery Bangkit 
Rekapitulasi Penghitungan Surat Suara Di PPK Cimahi Utara, Di GSG Hardjuno, Jalan Encep Kartawiria
Rekapitulasi Penghitungan Surat Suara Di PPK Cimahi Utara, Di GSG Hardjuno, Jalan Encep Kartawiria [ferybangkit]

Limawaktu.id - Mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara, salinan formulir C1 Pemilihan Umum (Pemilu) wajib ditempel pada masing-masing kelurahan.

Kewajiban itu tertuang dalam Pasal 61 ayat (1), yang menyebutkan bahwa salinan formulir C-KPU, Model c-1 PPWP, Model C1 DPR, Model C1 DPD, Model C1 DPRD Provinsi dan Model C1 DPRD Kabupaten/Kota harus ditempel dalam waktu 7x24 jam.

Baca Juga : Ada Pemilih 'Siluman', Bawaslu Cimahi Tegaskan TPS 114 Padasuka Wajib PSU

Tujuannya, agar informasi hasil Pemilu itu bisa diketahui publik. Jika penyelenggara Pemilu tidak menempel, patut dipertanyakan dan bisa saja digugat mengingat itu adalah hak rakyat untuk mengetahui hasil Pileg dan Pilpres 17 April lalu.

Lalu, bagaimana kondisinya di Kota Cimahi? Sudah transparankan KPU soal hasil Pemilu dengan menempelkan salinan C1 di setiap kelurahan?

Baca Juga : Rekom Sudah, Kapan PSU Pilpres di TPS 114 Padasuka Cimahi Dilaksanakan?

Ketua KPU Kota Cimahi, Mochamad Irman mengatakan, sejak awal dirinya sudah mengintruksikan kepada semua KPPS agar menempelkan formulir C1 itu di sekitar TPS atau kelurahan agar bisa dikonsumsi masyarakat Kota Cimahi.

Tapi, kata dia, memang belum semua kelurahan di Kota Cimahi dipajang salinan hasil Pemilu itu. Alasannya, karena sibuk sehingga formulir C1 ada yang langsung dibawa ke PPK. Total kelurahan di Kota Cimahi ada 15 yang tersebar di tiga kecamatan. 

Formulir C1

Baca Juga : Hingga Pagi Tadi, Jokowi-Ma'ruf Amin Masih Keok di Cimahi

"Semua PPS sedang sibuk langsung ke PPK. Jadi ada yang sudah ditempel ada yang belum. Tapi saya udah intruksikan untuk segera diumumkan," kata Irman saat dihubungi via sambungan telepon, Selasa (23/4/2019).

Setelah dihubungi, Irman mengaku bakal mengingatkan lagi semua PPS agar menempelkan salinan formulir C1 itu. "Mudah-mudahan hari ini sudah mulai (penempelan). Saya sudah mengingatkan," tandasnya.

Terpisah, Lurah Cipageran, Agus Irwan mengatakan, secara teknis memang ia kurang paham soal aturan penempelan itu. Tapi setahu dia, salinan formulir C1 di wilayahnya baru terpampang dua hari pasca hari pemungutan suara.

"Yang saya tau ditempel Ci bukan pas hari H (17 April). Hari Kamis (18/4)) jam 12 (siang) baru beres, besoknya baru ditempel," katanya.

Sebelumnya, salah satu Caleg DPRD Kota Cimahi, Handi Dananjaya menegaskan, sesuai aturan itu, formulir C-KPU dan Model C1 untuk lima jenis pemilihan itu wajib diumukan di lingkungan TPS, dengan durasi yang sama seperti di kelurahan atau desa.

"Yang diumumkan di lokasi TPS dan kelurahan berupa hard copy, siapapun boleh mencatat atau mendokumentasikan," ujarnya.

Namun pada kenyataannya, kata Handi, tidak semua masyarakat bisa melihat informasi itu di setiap TPS. Ia pun mengaku kecewa dengan kinerja KPU Kota Cimahi periode sekarang.

"Jangankan ditempel di setiap TPS, diumumkan di setiap PPS teu araya (gak ada)," ucapnya.

Baca Lainnya