Selasa, 30 April 2019 12:29

Animo Masyarakat Cimahi Coblos Kertas dan Celup Tinta pada Pemilu 2019 Lampaui Ekspektasi

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna Saat Akan Memasukan Kertas Suara Ke Dalam Kotak Suara 
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna Saat Akan Memasukan Kertas Suara Ke Dalam Kotak Suara  [ferybangkit]

Limawaktu.id - Pada 17 April lalu, hampir semua penduduk Kota Cimahi berbondong-bondong datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Pemilu tahun ini berbeda dari pesta demokrasi tahun 2014. Jika Pemilu lima tahun silam Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) digelar terpisah, namun ditahun ini keduanya digelar secara serentak yakni 17 April 2019.

Baca Juga : Hasil Sementara Pilpres di Cimahi dan KBB:Prabowo-Sandi Unggul Jauh dari Jokowi-Ma'ruf Amin

Khusus di Kota Cimahi, Pemilu serentak tahun ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Terutama bagi mereka yang terdaftar sebagai pemilih. Baik yang masuk kategori Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb) maupun Daftar Pemilih Khusus (DPK). 

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna saat menggunakan hak pilihnya.

Antusiasnya warga Cimahi dalam menyambut dan turut serta dalam Pemilu kali ini diungkapkan langsung Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jln. Rd. Hardjakusumah, Selasa (30/4/2019). Ia sangat mengapresiasi atas tingginya animo masyarakat. 

Baca Juga : Ini Tiga Persoalan Fundamental Kota Cimahi Saat Ini  

"Yang lebih membanggakan partisipasi masyarakat kesadarannya sudah tinggi," ujar Ajay.

Bahkan, Ajay menyebutkan bahwa tingkat partisipasi dalam memilih Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) serta Calon Legislatif (Caleg) periode 2019-2024 khusus di Kota Cimahi mencapai 87,6 persen.

 Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana Priatna Saat Memasukan Kertas Suara Ke Dalam Kotak Suara 

Baca Juga : Santunan Bagi KPPS 'Gugur' di Kota Cimahi Belum Cair, ini Sebabnya!

"Partisipasinya 87,6 persen. InsyaAlloh terbaik di Jawa Barat," kata orang nomor satu di Kota Cimahi itu.

Tahapan Pemilu 2019 sampai saat ini memang belum usai. Sebab, pasca pemungutan suara 17 April lalu, pihak penyelenggara masih melakukan proses rekapitulasi untuk mengetahui hasil resmi pemenang Pilpres dan yang masuk ke parlement.

Meski begitu, Ajay memastikan seluruh tahapan Pemilu khusus di Kota Cimahi berjalan aman, damai dan kondusif. Menurutnya, sampai saat ini belum ada gejolak-gejolak yang menimbulkan kegaduhan.

Kondisi itu, kata dia, tercipta berkat kerja sama dan sinergitas antara berbagai pihak. Seperti Pemkot Cimahi, Polres Cimahi, unsur TNI, KPU dan Bawaslu. Kemudian, yang harus mendapat apresiasi tinggi adalah keberadaan petugas Pemilu lainnya seperti PPK, PPS dan KPPS yang sudah bekerja siang dan malam.

 Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana Priatna Usai nyoblos di dampingi istri.

"Secara umum baik. Aman, tertib, tanpa sesuatu yang luar biasa," tandas Ajay.

Hal serupa diutarakan Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Ia mengatakan, animo masyarakat Kota Cimahi sangat tinggi untuk menyalurkan hak pilihnya. Menurutnya, tingginya animo masyarakat itu lantaran munculnya kesadaran masyarakat bahwa suara mereka itu sangat penting.

"Saya mengapresiasi sekali. Saya liat waktu itu masyarakat banyak yang datang, berbondong-bondong datang ke TPS," tuturnya.

Ditegaskannya, satu suara dan celupan tinta para pemilih sangat menentukan kemajuan bangsa. Untuk itu, siapapun yang terpilih, itu merupakan suara rakyat yang harus dihargai demi kondusifitas dan kemajuan bangsa Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Lainnya