Senin, 29 Januari 2018 18:09

Anggota DPRD Kota Cimahi Kompak Tak Hadir dalam Musrenbang Kota Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi, Ajay M. Priatna pada acara Musrenbang RPJMD 2017-2022 di Hotel Endah Parahyangan, Cibeureum, Senin (29/1/2018).
Wali Kota Cimahi, Ajay M. Priatna pada acara Musrenbang RPJMD 2017-2022 di Hotel Endah Parahyangan, Cibeureum, Senin (29/1/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cimahi tidak menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022.

Padahal, acara yang berlangsung di Hotel Endah Parahyangan, Cibeureum, Senin (29/1/2018) tersebut sangat penting. Pasalnya, menyangkut seluruh aspek pembangunan di Kota Cimahi selama kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi periode 2017-2022, Ajay M Priatna-Ngatiyana.

Ketidakhadiran ke-45 yang katanya wakil rakyat itu sangat disayangkan oleh semua pihak. Termasuk dari kalangan masyarakat, yang notabenya konstituen para angggota legislatif.

"Ini sangat disayangkan sekali. Mungkin karena kelemahan koordinasi atau menurunnya respect terhadap Ajay-Ngatiyana itu sendiri," ujar Fajar Budi Wibowo (40), salah seorang warga Padasuka, Kota Cimahi, Senin (29/1/2018).

Seharusnya, kata dia, dalam momen musyawarah tentang rencana pembangunan Kota Cimahi untuk lima tahun ke depan ini, minimal ada Anggota DPRD Kota Cimahi yang hadir. Khususnya anggota yang mendukung Ajay-Ngatiyana saat Pemilihan Wali Kota 2017 lalu. "Seharusnya wajib hadir," ucap Fajar.

Sementara itu, saat dikonfirmasi ketidakhadiran seluruh anggota dewan, Ketua DPRD Kota Cimahi Achmad Gunawan mengatakan, ada acara lain yang mengharuskan seluruh anggota dewan tidak menunjukan batang hidungnya dalam RPJMD.

Diakuinya, memang ada undangan masuk ke pihaknya. Namun, jauh sebelumnya DPRD Kota Cimahi telah merencanakan acara lain.

"Bentrok jadwal. Dewan sudah merencanakan sebulan sebelumnya (acara di luar)," kata Agun, sapaan akrab Achmad Gunawan saat dihubungi via telepon.

Ia mengelak bila dewan tidak peduli terhadap rencana pembangunan Kota Cimahi. Ia malah menyoroti koordinasi antara eksekutif dengan legislatif. "Harusnya ada koordinasi, sehingga tidak seperti ini," katanya.
Ke depan, kata Agun, pihak legislatif berjanji akan mengawal hasil Musrenbang ini.