Sabtu, 27 April 2019 14:22

Ancaman Sanksi Bagi Parpol di Cimahi yang 'Ogah' Sampaikan LPPDK Pemilu 2019

Reporter : Fery Bangkit 
ilustrasi.
ilustrasi. [net]

Limawaktu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi meminta semua peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 segera menyiapkan berkas Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).

Berdasarkan jadwal, para peserta Pemilu yang diakomodir Partai Politik (Parpol) itu hanya memiliki waktu enam hari untuk menyerahkan LPPDK itu kepada KPU Kota Cimahi. Terhitung dari 26-30 April pukul 08.00-16.00 WIB, dan khusus tanggal 1 Mei pukul 08.00-18.00 WIB.

Baca Juga : Kunjungi Anggota KPPS, Wakil Wali Kota Cimahi:Jangan Nambah Lagi!

"Kami mengingatkan kembali untuk berkas LPPDK itu wajib diserahkan kepada KPU Kota Cimahi," imbuh Komisioner Divisi Hukum KPU Kota Cimahi, Sri Suasti saat dihubungi via pesan singkat, Sabtu (26/4/2019).

Dalam berkas LPPDK itu, peserta wajib menyertakan LPPDK 1-6, rincian penerimaan dan pengeluaran masing-masing Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Cimahi, bukti pengeluaran, surat pernyataan penyumbang, tanda bukti serah terima barang atau uang.

Baca Juga : Batal Laksanakan PSU di TPS 114 Padasuka, ini Dalih KPU Kota Cimahi

Kemudian, peserta juga harus menyerahkan tanda terima dan kertas kerja Laporan Awal Dana Kampanye (LADK), LADK HP dan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK). "Mudah-mudahan tidak ada yang terlambat dalam hal penyerahan LPPDK," kata Sri.

Sebab, apabila peserta tidak menyampaikan LPPDK, mereka akan dikenakan sanksi sesuai yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu Pasal 339 ayat (1). Berdasarkan aturan itu, sanksi yang bisa dikenakan ialah berupa tidak ditetapkannya calon Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota menjadi calon terpilih.

Sanksi lainnya menanti dalam PKPU Nomor 24 Tahun 2018 tentang Dana Kampanye. Pada Pasal 53 ayat (2) disebutkan Parpol di tingkat pusat, provinsi dan kota/kabupaten wajib menyampaikan LPPDK. "Sanksinya, ya tidak ditetapkan menjadi calon terpilih," tandas Sri.

Baca Lainnya