Rabu, 22 November 2017 21:06

Anak Mantan Wali Kota Cimahi Batal Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Cimahi Hari Ini

Reporter : Fery Bangkit 
DPRD Kota Cimahi.
DPRD Kota Cimahi. [net]

Limawaktu.id,- Pelantikan Puti Melati sebagai Anggota DPRD Kota Cimahi menggantikan Udin Kamaludi batal dilaksanakan.

Rencananya, Pergantian Antar Waktu (PAW) Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan digelar hari ini, Rabu (22/11/2017). DPRD Kota Cimahi telah menerima Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat terkait PAW.

Wakil Ketua DRPD Kota Cimahi, sekaligus Ketua DPC PPP menjelaskan, dalam SK tersebut, Gubernur Jawa Barat memerintahkan dilakukan pelantikan sesegera mungkin, karena SK tersebut sudah final.

"Namun, harus ada penundaan. Ada kehati-hatian dari Wali Kota (Ajay) untuk koordinasi dan konsultasi dulu minta pendapat ke gubernur karena Udin menggugat gubernur atas SK tersebut," ujarnya.

Pihaknya meyakini Gubernur Jawa Barat hingga menerbitkan SK tersebut sudah melalui pertimbangan hukum. "Meski final, tapi kami hargai juga upaya dari walikota. Memang sudah dijadwalkan sesuai hasil rapat pimpinan dan badan musyawarah. Karenanya kami akan menunggu jawaban tertulis dari gubernur apakah PAW ditunda atau dilanjutkan, atau dicabut," katanya.

Agus mengatakan, perjalanan PAW Udin sudah berlangsung tiga tahun sejak hasil Pileg 2014. Udin sudah dipecat oleh PPP sejak periode kepengurusan sebelumnya dan pihaknya harus menegakkan aturan partai.

"Udin dianggap melanggar AD/ART partai dan harus ada sanksi berupa pemecatan. Ini perintah partai, bahkan perintah pengadilan sesuai putusan inkrah bahwa persoalan Udin dikembalikan ke internal partai dan partai sudah tidak menghendaki Udin," jelasnya.

Selama ini, diakui Agus, Udin juga tidak mendapat tugas dari partai pada alat kelengkapan dewan kecuali yang melekat. "Kecuali hanya di Komisi saja. Kalau paripurna ya kadang ada kadang tidak hadir," katanya.

Sedangkan nama pengganti sesuai hasil urutan perolehan suara yang ditetapkan KPU Kota Cimahi yaitu Puti Melati. Puti meraih suara kedua terbanyak sesudah Udin pada dapil yang sama.

"Ini bukan hasil pengajuan partai, tapi hasil perolehan suara Pileg 2014 yang ditetapkan KPU. Ketika Udin di-PAW, maka Puti yang berhak secara hukum menggantikan. Saya tidak melihat Puti sebagai anak mantan Walikota Cimahi Atty Suharti-Itoc Tochija, tapi sesuai data berhak menempati posisi anggota dewan menjalani perintah partai dan dilindungi undang-undang," ungkapnya.

Pihaknya berharap segera ada kepastian mengenai PAW tersebut. "Agar bisa segera menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi dewan dan segera berkontribusi buat masyarakat," katanya.(kit)

Baca Lainnya

Fendy Terorist
Fendy Terorist

Haduuuh....????????

22 November 2017 17:30 Balas