Limawaktu.id,- Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen TNI Tatang Sulaiman menyebutkan, sebanyak 95 ribu personel TNI Angkatan Darat siap diterjunkan untuk mengamankan pilkada serentak 2018 di 171 daerah.
Para personel TNI Angkatan Darat disiapkan untuk membantu pihak kepolisian agar jalannya Pilkada bisa aman dan kondusif.
"Saya pikir kewajiban kita (TNI AD) untuk membantu pihak kepolisian untuk mengawal pelaksanaan pilkada di seluruh Indonesia," ujar Letjen TNI Tatang Sulaiman di Kampus Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Kota Cimahi, Selasa (15/5/2018).
Selain itu, kata Tatang, dilibatkannya personel TNI dalam Pilkada dimaksudkan agar semua tahapan Pilkada bisa berjalan lancar sesuai koridor hukum dan masyarakat paham dengan tahapan pilkada perlu diberikan arahan dan penjelasan dan aturannya.
Atas hal tersebut, ucapnya, jajaran TNI Angkatan Darat harus berdiri disemua golongan dan tidak boleh berpihak, sehingga netralitasnya bisa terjamin.
"Inilah yang dikatakan netralitas TNI, jadi TNI itu lebih tinggi harganya. Kalau TNI sudah memihak pasti ada yang diuntungkan," tegasnya.
Ia mencontohkan, misalnya ada empat kelompok, TNI memihak satu kelompok, sehingga yang diuntungkannya hanya satu kelompok dan yang dirugikannya tiga kelompok.
"Sehingga lebih banyak yang tidak diuntungkan. Itu pengalaman pahit bagi TNI," tandas Tatang.