Minggu, 22 Oktober 2017 15:43

600 Ribu Warga Cimahi Menanti Janji Ajay-Ngatiyana

Politik Cimahi Baru
Ajay & Ngatiyana saat dilantik sebagai walikota & wakil walikota Cimahi, periode 2017-2022 di Gedung Sate, Bandung, Minggu (22/10/2017).
Ajay & Ngatiyana saat dilantik sebagai walikota & wakil walikota Cimahi, periode 2017-2022 di Gedung Sate, Bandung, Minggu (22/10/2017). [limawaktu]

Limawaktu.id, - Sekitar 600 ribu warga Kota Cimahi menanti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna-Ngatiyana untuk merealisasikan janji-janjinya saat kampanye.

Ajay-Ngatiyana resmi dilantik menjadi Kepala Daerah Kota Cimahi periode 2017-2022 oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Minggu (22/10/2017) di Gedung Sate, Kota Bandung.

Dihari yang sama, digelar pula Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, Kota Cimahi.

Indra Purnama (26), warga Leuwigajah, Cimahi Selatan, Kota Cimahi mengatakan, secara pribadi ia tak percaya jika janji-janji kampanye saat Pilkada 2017 akan ditunaikan oleh Ajay-Ngatiyana.

"Sulit terealisasi kalau menurut saya juga mah. Kalau saat kampanye kan cuma obral janji aja," ujarnya, Minggu (22/10/2017).

Ahmad (40) salah satu tukang ojek pangkalan di Cimahi berharap, apa yang dilontarkan saat kampanye lalu bukan hanya sekedar omong kosong.

"Harapannya janji-janji itu direalisasikan, jangan ngomong doang pas kampanye," katanya.

Hal senada diucapkan Miftahul Arifin (24), salah seorang penjual sate di Cimahi. Ia yang saat Pilkada lalu memilih Ajay-Ngatiyana meminta janji-janji itu ditunaikan untuk membawa Cimahi ke arah yang lebih baik.

"Iya sebagai yang mencoblos, iya inginnya janji itu diwujudkan. Jangan bikin kecewa warga Cimahi," katanya.

Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna mengatakan, awal masa kepemimpinan akan dimanfaatkan untuk konsolidasi dengan mitra kerja pemerintahan sekaligus menyusun solusi atas permasalahan yang ada di Kota Cimahi.

"100 hari tidak ada dalam aturannya, tapi (seolah) sudah menjadi tradisi. Yang pertama konsolidasi lah dengan mitra kerja saya. Menyamakan persepsi, menyamakan semangat dalam memajukan Cimahi," katanya.

Penguatan internal di pemerintahan ia nilai sangat penting. Meskipun daerah yang dipimpinnya tidak luas, hanya mempunyai tiga kecamatan,
namun permasalahan yang ada sangat banyak dan kompleks. (kit)*